Langsung ke konten utama

Kenali 10 Tanda Bahwa Orang Terdekat sedang Mengalami Stres

Setiap orang tidak bisa lepas dari stres. Hal ini berjalan sepanjang hidup setiap hari. Tidak semuanya buruk, beberapa stres dapat membantu bekerja lebih baik, lebih termotivasi dan mencapai target tepat waktu. Namun, stres negatif juga muncul dalam hubungan, masalah keuangan, intimidasi di sekolah, di tempat kerja, selama jam perjalanan dan banyak lagi.

Hasil gambar untuk ilustrasi stress

Dari jumlah tersebut, lebih dari 65% profesional menganggap tempat kerja sebagai sumber kekhawatiran dan kecemasan yang konstan. Hal ini sesuai dengan American Institute of Stress. Apapun tekanan yang berasal, tubuh bereaksi dengan cara yang sama. Jantung berdetak lebih cepat dan mengalami keringat tiba-tiba.

Karena stres, seseorang cenderung merasa marah setiap saat, tidak dapat berpikir jernih, kehilangan nafsu makan dan banyak lagi. Berikut adalah tanda lain seseorang mengalami stres.

1. Kekakuan dan ketegangan otot, terutama di sekitar leher dan punggung.
2. Meningkatkan lingkaran hitam.
3. Sakit kepala dan mata lelah.
4. Energi rendah dan perasaan lelah sepanjang waktu.
5. Gangguan pencernaan dan keasaman.
6. Tangan dan kaki berkeringat.
7. Gangguan saat tidur, yang menimbulkan insomnia.
8. Perubahan nafsu makan.
9. Detak jantung meningkat.
10. Lonjakan kortisol yang konstan dan juga dapat menyebabkan jerawat merah yang menyakitkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Yuk di Simak 5 Fakta Unik Mobil Dari yang Ada 30Ribu Bagian Mobil Hingga Kapan Pertama Kali Tabrakan Mobli Terjadi

Pengetahuan soal  mobil  tidak melulu berkaitan dengan teknis. Hal-hal menarik seperti  fakta unik , malah sering jadi bahasan menarik. Seperti 5 Fakta unik tentang mobil, yang bikin kamut terlihat cerdas ini. 1. Parkir Mobil Seperti dilansir  CarBuzz , 95 persen kehidupan mobil adalah di tempat parkir, lho. Meskipun kita sering terjebak di tengah kemacetan, mobil lebih banyak menghabiskan waktunya dengan terparkir. 2. Penemu Cruise Control Ternyata Tunanetra Faktanya, penemu fitur cruise control yang jamak ditemui di mobil-mobil keluaran terbaru, adalah seorang tunanetra bernama Ralph Teetor. Pria asal Amerika Serikat itu mengalami tunanetra sejak usia 5 tahun. Penemuan Ralph bermula ketika ia sedang bepergian bersama pengacara pribadinya. Lulusan teknik mesin di University of Pennsylvania ini merasa terganggu ketika mobil berjalan dalam kecepatan yang tidak stabil, dan dari situlah ia menciptakan perangkat kontrol kecepatan yang ktia kenal dengan ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...