Langsung ke konten utama

Kenali Sindrom Marfan yang Sekarang Sedang Viral

Sindrom marfan belakangan tengah banyak dibicarakan terkait sebuah kisah viral di media sosial. Dikisahkan, seorang gadis mendapat bullying karena mengidap kondisi tersebut. Lantas, seperti apa sih sindrom marfan?

Yaitu kelainan genetik yang memengaruhi jaringan ikat tubuh. Jaringan ikat tubuh memiliki fungsi menyatukan semua sel, organ, dan jaringan tubuh. Ini memainkan peran penting dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan tubuh dengan baik, seperti dikutip dari The Marfan Foundation.

Jaringan ikat terdiri dari protein, dan protein yang berperan dalam sindrom marfan disebut fibrillin-1. Sindrom ini disebabkan adanya cacat atau mutasi pada gen yang memberi tahu tubuh cara membuat fibrillin-1. Mutasi ini menghasilkan peningkatan protein yang disebut transformasi faktor pertumbuhan beta atau TGF-β. Peningkatan protein ini lah yang menyebabkan adanya masalah pada jaringan ikat di seluruh tubuh.

Hasil gambar untuk sindrom marfan

Karena jaringan ikat ditemukan di seluruh tubuh, sindrom marfan dapat memengaruhi banyak bagian tubuh. Ciri-ciri yang paling sering ditemukan yaitu pada jantung, pembuluh darah, tulang, sendi, dan mata. Pengembangan dari sindrom ini bisa terjadi pembesaran aorta, masalah paru-paru, kulit, dan saraf. Namun sindrom ini tidak memengaruhi kecerdasan pengidapnya.

Di dunia, pengidap sindrom marfan sebanyak 1 dari 5.000 orang, termasuk pria dan wanita dari semua ras dan etnis. Sekitar 3 dari 4 orang dengan sindrom ini mewariskan pada keturunannya.

Sindrom marfan sudah dibawa sejak lahir, namun banyak orang yang tidak menyadari tanda-tanda dari sindrom ini. Biasanya muncul saat bayi atau anak-anak, tapi tidak menutup kemungkinan baru terlihat saat usia dewasa.

Dikutip dari Mayo Clinic, tanda-tanda sindrom marfan meliputi tubuh tinggi dan ramping, panjang lengan, kaki, dan jari tidak proporsional, tulang dada menonjol ke dalam atau ke luar, langit-langit mulut melengkung tinggi, rabun jauh yang cukup ekstrem, tulang belakang melengkung tidak normal, dan kaki datar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Abash Terlihat Lelah saat Foto Bareng, Lucinta Luna: Abis 3 Ronde! Dibalas Warganet Gila ya Ini Orang

Kisah asmara  Lucinta Luna  dan  Abash   memang kerap menjadi buah bibir warganet di dunia maya. Seperti potret foto yang baru-baru ini diunggah Lucinta di- feed  Instagramnya. Dari foto tersebut diketahui Lucinta Luna dan pacarnya Abash sedang menikmati jamuan di sebuah restoran mewah. Tak sendiri, mereka juga tampak ditemani salah satu sahabatnya. Sayangnya, banyak warganet justru gagal fokus dengan ekspresi yang ditampilkan Abash. Ini lantaran, kekasih Lucinta Luna terlihat sangat lelah. Seolah menjawab penasaran warganet, Lucinta Luna pun langsung memberikan penjelasan. "Quality time @pranataputri_pranas. Sayangku @a13ash mukanya kelelahan yaa abis 3 ronde,"  ungkap Lucinta Luna. Pengakuan penyanyi lagu  Jom Jom Manjalita  itu tentu langsung diserbu komentar warganet. Selain itu, tak sedikit warganet yang justru tambah penasaran atas ungkapan Lucinta Luna. "Wedang ronde kali ah," ...

Yuk di Simak 5 Fakta Unik Mobil Dari yang Ada 30Ribu Bagian Mobil Hingga Kapan Pertama Kali Tabrakan Mobli Terjadi

Pengetahuan soal  mobil  tidak melulu berkaitan dengan teknis. Hal-hal menarik seperti  fakta unik , malah sering jadi bahasan menarik. Seperti 5 Fakta unik tentang mobil, yang bikin kamut terlihat cerdas ini. 1. Parkir Mobil Seperti dilansir  CarBuzz , 95 persen kehidupan mobil adalah di tempat parkir, lho. Meskipun kita sering terjebak di tengah kemacetan, mobil lebih banyak menghabiskan waktunya dengan terparkir. 2. Penemu Cruise Control Ternyata Tunanetra Faktanya, penemu fitur cruise control yang jamak ditemui di mobil-mobil keluaran terbaru, adalah seorang tunanetra bernama Ralph Teetor. Pria asal Amerika Serikat itu mengalami tunanetra sejak usia 5 tahun. Penemuan Ralph bermula ketika ia sedang bepergian bersama pengacara pribadinya. Lulusan teknik mesin di University of Pennsylvania ini merasa terganggu ketika mobil berjalan dalam kecepatan yang tidak stabil, dan dari situlah ia menciptakan perangkat kontrol kecepatan yang ktia kenal dengan ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...