Langsung ke konten utama

Kenali Pose Yoga Untuk Bantu Buang Angin

Bersyukurlah kalau kalian masih bisa merasakan buang angin. Sebab, kentut menandakan tubuh kita sedang sehat. Lalu apa yang harus dilakukan jika perut kembung tapi tidak kunjung kentut?

Keluhan ini ternyata bisa diatasi dengan gerakan-gerakan yoga, loh. Pose-pose yoga ini sebaiknya dilakukan dengan atur napas yang benar supaya hasilnya maksimal.

1. Pose Keluarkan Angin (Pawanmuktasana)

Hasil gambar untuk Pose Keluarkan Angin

Berbaring dengan telentang, tekuk kaki ke arah perut, lalu tarik dengan kedua tangan seperti gerakan mencium lutut. Pose ini membantu membuat otot perut, pinggang, dan pantat jadi lebih rileks.

Tahan pose tersebut selama 20 detik dan dapat ditambah sampai 1 menit. Supaya nyaman, Anda bisa letakkan kepala di lantai. Bisa juga divariasikan dengan hanya menggunakan 1 kaki saja.

2. Child pose (Balasana)

Hasil gambar untuk Balasana

Pose ini sama dengan cara bocah merangkak, hanya saja sedikit berbeda. Posisi lutut dibuat seukuran pinggang atau agak lebar, bentangkan tangan ke depan ketika tubuh menekuk di pinggang hingga dada ada di atas paha. Letakkan ubun-ubun di atas lantai. Atur tekanan saat perut 'jatuh' ke kaki, tahan selama 5 menit.

Untuk menambah tekanan pada abdomen, taruh kepalan tangan di salah satu sisi saat perut ke arah depan.

3. Duduk Bengkok ke depan (Paschimottanasana)

Gambar terkait

Pose paschimottasana bermanfaat untuk memperlancar sistem pencernaan dan membuat tubuh lebih rileks. Cara melakukannya, duduk tegak di atas matras dengan kaki lurus ke depan namun sedikit bengkok. Taruh kedua tangan di masing-masing sisi badan. Jaga pose tersebut selama 3 menit.

4 Pose Dua Lutut Putar Tulang belakang (Supta Matsyendrasana)

Supta Matsyendrasana

Pose ini baik untuk memperbaiki pencernaan dengan pemijatan, stretching, dan toning untuk organ dalam. Berbaring telentang di atas matras, angkat lalu tekuk kaki hingga membentuk sudut 90 derajat. Kedua tangan membentang di masing-masing sisi. Gunakan tangan kanan untuk menekan lutut kanan. Tahan posisi ini selama 30 detik dan lakukan pada sisi yang lain.

5. Pose Happy Baby (Ananda Balasana)

Hasil gambar untuk pose happy baby

Gerakan yoga yang ini merupakan stretching untuk bagian selangkangan dan punggung bawah. Fungsinya adalah untuk mengatasi stres dan menenangkan pikiran.

Gerakan ini dilakukan dengan tidur telentang lalu tekuk lutut sampai kedua telapak kaki menghadap ke langit-langit. Sementara itu tangan berada pada dua sisi luar kaki. Tarik. Jaga pose hingga 1 menit. Tangan boleh ada di atas paha atau kaki bagian bawah agar lebih nyaman.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Yuk di Simak 5 Fakta Unik Mobil Dari yang Ada 30Ribu Bagian Mobil Hingga Kapan Pertama Kali Tabrakan Mobli Terjadi

Pengetahuan soal  mobil  tidak melulu berkaitan dengan teknis. Hal-hal menarik seperti  fakta unik , malah sering jadi bahasan menarik. Seperti 5 Fakta unik tentang mobil, yang bikin kamut terlihat cerdas ini. 1. Parkir Mobil Seperti dilansir  CarBuzz , 95 persen kehidupan mobil adalah di tempat parkir, lho. Meskipun kita sering terjebak di tengah kemacetan, mobil lebih banyak menghabiskan waktunya dengan terparkir. 2. Penemu Cruise Control Ternyata Tunanetra Faktanya, penemu fitur cruise control yang jamak ditemui di mobil-mobil keluaran terbaru, adalah seorang tunanetra bernama Ralph Teetor. Pria asal Amerika Serikat itu mengalami tunanetra sejak usia 5 tahun. Penemuan Ralph bermula ketika ia sedang bepergian bersama pengacara pribadinya. Lulusan teknik mesin di University of Pennsylvania ini merasa terganggu ketika mobil berjalan dalam kecepatan yang tidak stabil, dan dari situlah ia menciptakan perangkat kontrol kecepatan yang ktia kenal dengan ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...