Langsung ke konten utama

Postingan

Hanya Orang Gangguan Mental yang Tega Melakukan Hal Keji Terhadap Hewan

Seekor kucing tua di sebuah kota di Swiss disiksa oleh orang tak dikenal dengan disemprot cat tahan air. Hewan itu mati setelah tersiksa selama tiga hari. Polisi di Biel-Benken, Swiss, melakukan penyelidikan terhadap kasus penyiksaan satwa tersebut. Kucing berusia 13 tahun, yang diberi nama Miggeli , mati karena tak tahan dengan sakit akibat cat yang tak bisa hilang dari bulunya. Pemilik Miggeli yang tertekan, Sina Kunz, merasa muak ketika mendapati hewan peliharaannya diserang pada hari Sabtu pekan lalu. "Seluruh tubuhnya dan terutama wajahnya disemprot dengan cat kuning tahan air," kata Kunz,  Sabtu (25/5/2019). Dokter hewan yang mencoba menyelamatkan Miggeli mengatakan; "Orang normal tidak akan melakukan hal seperti ini." "Saya pikir siapa pun yang melakukan ini benar-benar membutuhkan penanganan serius," ujar dokter tersebut tanpa disebutkan namanya." Polisi menyelidiki penyerangan terhadap kucing tersebut. Terlebih, ada dua kasus hampir serupa t...

Ambil Orderan Paspampres, Driver Ojol Kaget Dikasih Duit Segini

See detail PokerDewa19 -  Seorang driver ojol membagikan kisah uniknya saat menerima orderan ketika aksi demo yang rusuh terjadi 22 Mei lalu. Ia mengaku mendapatkan orderan dari Pasukan Pengamanan Presiden atau Paspampres. Tiba di lokasi tujuan, si driver ojol dibuat terkejut dengan duit yang ia dapatkan. Kisah driver ojol ini dibagikan pertama kali oleh akun @keluhkesahojol.id pada Kamis (23/5/2019) lalu. Dalam unggahannya, si driver ojol bernama Wahyu Pratama ini mengaku mendapat orderan dari seorang Paspampres yang berada di Epicentrum Walk menuju Markas Komando Pasukan Pengaman Presiden yang terletak di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sedang buru-buru, Paspampres ini meminta si driver ojol untuk ngebut hingga melewati kisruh aksi 22 Mei yang terjadi di Tanah Abang. Sempat dibuat ketakutan saat bertemu massa yang sedang demo, driver ojol ini malah terus melaju dengan motornya sesuai permintaan si Paspampres. '' Baru kali ini dapet pengalaman mantep selama ngojol, pag...

Berani Mencoba? "Hitori Kakurenbo" Permainan Petak Umpet Berbau Mistis dari Jepang

Petak umpet seram – Mungkin bila mendengar permainan petak umpet, yang terbayang dikepala kita adalah permainan asyik kala kita masih kecil dimana kita akan berusaha mencari tempat persembunyian aman yang sulit ditemukan teman kita yang mendapat jatah jaga/menemukan kita. Tentu ini adalah hal yang sangat menyenangkan dan asyik untuk dilakukan. Namun apa jadinya bila bukan bersama teman-teman sebaya kita memainkannya, namun dengan hantu? pasti permainan petak umpet tersebut bukan menyenangkan, malah akan menjadi horor. Lah emangnya ada main petak umpet bersama hantu? Ada! – Ada satu permainan petak umpet seram yang terkenal dikalangan masyarakat Jepang. Permainan petak umpet ini dinamakan Hitori Kakurenbo . Sobat shelly berhasil mengumpulkan banyak sumber terpercaya yang kemudian menjelaskan tentang permainan menyeramkan yang satu ini. Hitori Kakurenbo mirip ritual Jelangkung di Indonesia? Banyak sumber yang telah kami temui mengatakan bahwasanya permainan ini pada dasarnya m...

Efek Negatif Penggunaan VPN yang Harus Diketahui

See detail Setelah pembatasan penggunaan media sosial yang dilakukan sejak Rabu (22/5/2019) sore, para pengguna menggunakan VPN atau Virtual Private Network untuk mengakses sosial media seperti Instagram dan aplikasi berbagi pesan, WhatsApp. VPN bisa diartikan sebagai koneksi antar jaringan yang bersifat pribadi dan tanpa pengawasan dari pemerintah. Dengan menggunakan VPN , masyarakat bisa kembali menggunakan WhatsApp dan Instagram secara normal. Namun, banyak yang menggunakan VPN namun belum paham, penggunaan VPN memiliki risiko yang besar. Berikut bahaya menggunakan VPN untuk berselancar di internet yang Tribunnews rangkung dari berbagai sumber. 1. Pencurian data See detail Penggunaan layanan VPN untuk menembus pembatasan akses pemerintah berpotensi terjadi pencurian data pengguna. Risiko tersebut akan bertambah besar bila menggunakan VPN yang tidak dipercaya. Data yang dicuri bisa meliputi nama pengguna, alamat, username, password, dan data penting lainnya. ...

Di India "Hanya karena Perbedaan Kasta Seseorang dari Kasta Rendah Harus Merenggang Nyawa"

Seorang pria India dari golongan dalit tewas setelah dipukuli gegara ia duduk bersama denga sekelompok pria yang berebeda kasta. Dalit atau Paria dalam sistem kasta di India adalah seorang yang biasanya diharamkan untuk disentuh Jitendra berusia 21 tahun tewas sembilan hari setelah dipukuli hingga mengalami luka parah. Kejadian berawal saat korban duduk di kursi dan makan di hadapan para pelaku mereka di sebuah pesta pernikahan pada 26 April. Polisi menjelaskan dalam acara pernikahan itu tersedia makanan yang dipersiapkan oleh dalit. "Perkelahian terjadi ketika makanan disajikan. Kontroversi meletus saat siapa yang duduk di kursi," kata perwira polisi Ashok Kumar. Polisi tidak tahu siapa yang meninggalkan korban di luar rumah ibunya. Dia meninggal sembilan hari kemudian di rumah sakit. Kematian Jitendra adalah tragedi ganda bagi ibunya—hampir lima tahun yang lalu suaminya juga meninggal. Jitendra yang seorang tukang kayu, menjadi satu-satunya pencari ...

11 Gaya sepasang kekasih naik motor ini bikin geleng-geleng

See detail Gaya pacaran anak zaman sekarang sulit ditebak. Gaya pacaran anak zaman sekarang sulit ditebak. Terkadang anak-anak muda seringkali bermesraan di tempat yang nggak seharusnya. Bahkan jika dibandingkan, pacarannya anak milenial bisa lebih mesra dibandingkan dengan orang yang sudah menikah. Salah satu yang sering dijadikan tempat bermesraan adalah kendaraan. Coba deh kamu perhatikan, para sepasang gaya-gaya sepasang kekasih ketika berboncengan motor misalnya, ada saja yang bikin mengernyitkan dahi. Mulai dari pelukan kencang, duduk dengan posisi mepet banget sampai sisa jok belakang bisa untuk bonceng satu orang lai dan masih banyak lagi. Tapi itu semua belum ada apa-apanya dibanding deretan gaya berboncengan sepasang kekasih di bawah ini. Seakan nggak mau gayanya sama dengan pasangan lain, mereka punya cara tersendiri untuk bermesraan di atas kendaraan. Tapi bukannya terlihat mesra, gaya mereka ini malah bikin geleng-geleng kepala. Nah, berikut ini deretan gaya absur...

KPU Tetapkan Jokowi-Ma'ruf Pemenang Pilpres 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai pemenang dalam Pilpres 2019. Mereka memperoleh 85.607.362 suara sah. Raihan suara Jokowi-Ma'ruf setara dengan 55,50 persen dari total suara sah di Pilpres 2019 sebanyak 154.257.601 suara. Hal itu ditetapkan dalam Rapat Pleno Rekapitulasi Perolehan Suara Tingkat Nasional Pemilu 2019 di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (21/5) dini hari pukul 01.46 WIB. Rapat dipimpin Ketua KPU Arief Budiman. Sementara pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat 68.650.239 suara sah. Dengan kata lain, Paslon 02 meraih 44,50 persen dari total suara sah. Jarak keunggulan Jokowi atas Prabowo naik tipis dari Pilpres 2014. Saat itu, Jokowi-JK meraih 70,99 juta suara atau 53,15 persen suara sah. Sementara Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendapatkan 62,57 juta suara  atau 46,85 persen suara sah. KPU mencatat ada 199.987.870 pemilih dalam Pilpres 2019. Sementara 158.012.506 orang atau...