Langsung ke konten utama

Boleh Kejam dengan Dunia tapi Tidak dengan Cinta "Kisah Asmara Diktator Dunia"

CINTA bisa tumbuh di mana pun, kapan pun, dan dalam hati siapa pun, termasuk pada mereka yang konon memiliki hati keras dan tangan besi. Dalam sejarahnya, para diktator dikenal sebagai manusia kejam dan tak punya hati. Namun urusan soal cinta, mereka tetap seperti manusia pada umumnya yang menyimpan sisi romantisme. Berikut 10 kisah asmara diktator dunia.

1. Adolf Hitler

Kepemimpinan Hitler yang keras menenggelamkan sisi “lembut” dari kehidupan Diktator Jerman ini. Dalam hidup Hitler, perempuan bernama Eva Braun menjadi sosok terdekat.Hubungannya dengan Hitler berjalan unik: begitu dekat, namun terasa jauh. Hitler memilih menyembunyikan hubungan romantis ini. Sayangnya, Eva kerap diperlakukan kasar dan tidak adil oleh Hitler. Namun, karena kadung cinta, kesetiaan Braun tak berkurang meski Hitler kerkarakter keras. Ia tetap setia mendampinginya.

Di sisi lain Hitler juga memiliki afeksi kuat terhadap Braun. Meski tak bisa dibilang romantis atau dramatis, Hitler punya cara sendiri dalam mencintai Braun. Tapi, lagi-lagi, cinta dan tragedi kerap berjalan seiring. Pada 30 April 1945, keduanya sepakat minum racun sianida bersama demi menghindar dari kematian memalukan: mati di tangan musuh.

2. Mao Zedong

Selama hidupnya, pendiri dan presiden pertama Republik Rakyat China, Mao Zedong, menikah empat kali dan memiliki setidaknya enam anak. Rumor menyebutkan ia punya anak lebih banyak lagi. 

Pernikahan pertama Mao dilakukan dengan perempuan yang dijodohkan dengannya di masa anak-anak. Mao dewasa menikah kedua kalinya dengan Yang Kaihui pada 1920 saat Yang berumur 25 dan Mao berumur 27.

Namun pada 1930, Yang ditangkap oleh golongan Nasionalis dan disiksa hingga tewas. Setelah Yang meninggal, Mao kembali menikah. Kali ini dengan He Zizhen. Pernikahan ketiganya berjalan 9 tahun sebelum keduanya bercerai. 

Mao memutuskan pergi ke Uni Soviet dan menetap selama 10 tahun di sana sebelum akhirnya kembali ke China. Tahun 1959, Mao ternyata kembali meminang gadis lain, Jiang Qing. Bersama Jiang Qing, Mao memiliki seorang anak perempuan bernama Li Na.

3. Benito Mussolini

Diktator Italia Benito Mussolini menikah dua kali, dan pernah menjalani hubungan dengan beberapa perempuan lain selama hidupnya. Cinta pertama ia jalani bersama seorang dokter kecantikan Ida Dalser tahun 1909. 

Hubungan itu berlanjut hingga jenjang pernikahan pada 1914 dan dikarunia seorang anak bernama Benito Albino Mussolini. Sang fasis memutuskan kembali menikah, kali ini dengan Rachele Guidi pada 1915. 

Dari pernikahan itu, Mussolini memiliki tiga anak laki-laki dan dua anak perempuan. Di akhir Perang Dunia II, Mussolini dan keluarganya diburu, menyebabkan Rachele harus kabur dari Italia. Namun akhirnya ia tertangkap. Saat itulah ia berpisah dengan Mussolini.

Berpisah dengan Rachele, Mussolini menjalin hubungan asmara dengan sejumlah perempuan lain, salah satunya Clara Petacci. Pada1945, Clara Petacci dan Mussolini berusaha kabur ke Swiss, meski akhirnya mereka tertangkap dan dieksekusi.

4. Joseph Stalin

Pemimpin kedua Uni Soviet ini naik menggantikan Vladimir Lenin pada 1924. Dalam kehidupan pribadinya, Stalin menikah secara resmi sebanyak dua kali. Kedua pernikahan tersebut tak bertahan lama. Nahas, dua-duanya dipisahkan oleh kematian. 

Stalin dipertemukan dengan cinta pertamanya, Ekaterina Svanidze. Kato, panggilan kecil Ekaterina, menikah dengan Stalin pada 1906 di Tbilisi, Georgia. Dari pernikahannya tersebut lahirnya seorang putra bernama Yakov. Setelah menikah, Stalin justru sering meninggalkan keluarga kecilnya. Kato wafat tahun 1907. 

12 tahun kemudian, Stalin kembali menemukan tambatan hati. Ia menikahi Nadezhda Alliluyeva, seorang gadis 16 tahun pada 1919. Dengan Nadya, panggilan istri keduanya itu, Stalin dikarunia dua anak. Namun lagi-lagi, karakter keras Stalin seringkali menimbulkan percekcokan. Nadya akhirnya memutuskan bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri. 

5. Kim Jong-il

Istri pertama Kim adalah Kim Young-sook, anak pejabat militer senior yang dipilih oleh ayahnya untuk menjadi menantu. Diktator Korea Utara generasi kedua itu tak menambatkan hati pada istrinya seorang. 

Selama menikah, Kim juga menjalin hubungan dengan selebriti Korea, Song Hye-rim, yang juga telah menjadi istri orang. Tahun 2002, Song meninggal di Moscow. 

Tak lama berselang, Kim telah kembali menambatkan hati lagi pada perempuan bernama Ko Young-hee. Hubungan ini pun tak berjalan lama. Ko wafat akibat kanker. Dari Ko, Kim mendapatkan tiga anak: Kim Sul-song, Kim Jong-chul, dan Kim Jong-un yang kini memimpin Korea Utara. Konon, Kim Jong-il juga dekat dengan pesulap Jepang bernama panggung Putri Tenko. 

6. Francisco Franco

Tidak seperti kebanyakan diktator, penguasa Spanyol Francisco Franco (1936-1975) menjalani hidup selibat sepanjang hidupnya. Menurut dokter pribadinya, hilangnya testis Franco dalam sebuah pertempuran memengaruhi kehidupan seksnya. 

Pernikahannya dengan Carmen Polo selama tiga tahun hanya menghasilkan satu anak perempuan. Menurut penulis biografinya, cinta sejati Franco selalu untuk ibunya. Kemiripan dengan sang ibu itulah konon yang membuat Franco mau menikahi Carmen Polo. 

7. Saddam Husein

Sajida Khairallah Talfah adalah istri pertama mantan Presiden Irak, Saddam Husein. Keduanya memiliki lima anak yaitu dua putera (Uday dan Qusay) serta tiga puteri (Raghad, Rana dan Hala). Saddam menikahi Sajida pada 1963. Sebelum menikah dengan Saddam, ia adalah seorang guru. 

Sementara Ibu Negara favorit Saddam adalah istri keduanya Samira Shahbandar. Sedemikian terpikat dengan Samira membuat Saddam rela menyuap suaminya untuk menceraikannya. Tak hanya itu saudara laki-laki Samira juga dibunuh karena mengkritik percintaan Saddam dan Samira. 

8. Idi Amin

Diktator Idi Amin (1971-1979) memiliki lima Ibu Negara saat menjabat sebagai Presiden Uganda. Yang pertama bernama Malyamu. Namun keduanya bercerai. Amin menceraikan istri keduanya, Kay Adroa, karena ia ternyata adalah sepupunya. 

Istri favorit Idi Amin adalah yang kelima yakni Sarah Kyolaba, yang tetap setia mendampingi Amin hingga kematiannya akibat kanker pada 2015. Amin bertemu dengan Sarah saat dirinya berprofesi sebagai penari go-go berusia 19 tahun. Fakta bahwa Sarah sudah menjalin hubungan dengan seorang musisi dan sudah hamil tidak menjadi penghalang bagi Amin menambatkan hati kepadanya. 

9. Robert Mugabe

Sementara istri pertamanya Sally sedang sekarat karena kanker, mantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe mempersiapkan sekretaris muda nya bernama Grace untuk menggantikannya sebagai Ibu Negara. Bahkan sebelum Sally meninggal pada 1992, Grace telah melahirkan anak pertama dari tiga anaknya dengan Mugabe. 

Tapi Grace bukan satu-satunya perempuan di luar nikah Mugabe. Menteri Pendidikan Tinggi Oppah Muchinguri juga mengandung anak Mugabe di waktu yang sama dengan kematian istri pertama Sally. Menurut mantan suaminya, Oppah sering dijemput di tengah malam untuk 'pertemuan' yang tidak dijelaskan dengan Presiden. 

10. Nicolae Ceausescu

Elena Ceausescu adalah cinta pertama dalam kehidupan diktator Rumania Nicolae Ceausescu. Keduanya bertemu pada 1939 dalam sebuah kegiatan politik. Ketika Nicolae bebas dari penjara pada 1947, keduanya menikah dan berlangsung lebih dari empat dekade. 

Nicolae sangat memanjakan Elena dengan menghujaninya dengan barang-barang mewah. Elena juga diangkat menjadi Wakil Perdana Menteri oleh suaminya. Pada 1989, dua hari setelah ulang tahun pernikahan ke-42 pasangan itu, Nicolae dan Elena diseret ke pengadilan salah satunya dengan tuduhan genosida 60.000 orang. Nicolae melindungi istrinya sampai akhir hayat ketika keduanya dieksekusi.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...

Studi : Sarapan dengan Eskrim dapat Tingkatkan Kerja Otak?

Bagi Anda yang bingung sarapan dengan menu pagi di pagi ini, pernah terpikir menu es krim ? Peneliti asal Jepang mengungkapkan makan es krim di pagi hari berpengaruh terhadap kinerja otak dan kesehatan mental. Peneliti dari Kyorin University Tokyo melakukan studi terhadap efek sarapan dengan es krim. Rupanya, sarapan es krim mampu 'membangunkan' otak terutama saat dikonsumsi setelah bangun tidur. Otak akan kaget dan langsung bekerja aktif setelah gigitan pertama es krim masuk dalam mulutmu. Makanan dingin ini juga meningkatkan kapasitas mental seseorang. Jadi, mengonsumsi es krim setelah bangun tidur bisa meningkatkan kerja otak dan kesehatan mental. Peneliti juga melakukan beberapa percobaan untuk memberikan bukti tersebut. Mereka membagi kelompok objek penelitian ke dalam dua bagian. Satu kelompok partisipan diberi es krim setelah bangun di pagi hari. Sedangkan kelompok lainnya tidak diberi. Hasilnya, partisipan yang menyantap es krim saat bangun di pagi hari cenderun...