Langsung ke konten utama

Karena Mengatakan "Terlalu Cepat Keluar", PSK Cantik Dibunuh Oleh Pengusaha Sarang Burung Walet

Farah Nikmah, PSK Cantik Yang Dibunuh Oleh Pengusaha Sarang Burung Walet

Pembunuh pegawai Bank Bukopin, Farah Nikmah 23 tahun ditangkap. Calvin Soepargo tak berkutik saat polisi membekuknya di Apartemen Aston Marina Tower B lantai 27.
Sementara itu fakta – fakta pembunuhan Farah Nikmah, pegawai bank yang sekaligus sebagai PSK kelas atas mulai terkuak. Farah dibunuh teman kencannya, Calvin usai melakukan hubungan badan dengan tarif Rp 4 juta.
Farah kencan dengan Calvin di Apartemen Aston Marina Tower B lantai 27 unit BJ, Pademangan, Jakarta Utara, pada Jumat malam. Usai kencan, keduanya tidur sampai pagi.
Keesokan harinya, Calvin kembali mengajak Farah Nikmah berhubungan badan, tapi Farah menolaknya sambil berkata ‘Kamu keluarnya terlalu cepet, ngapain diterusin lagi, lagian saya juga sudah dicari orangtua saya.
– Farah Nikmah Adalah Pegawai Bank Sekaligus Mempunyai Sampingan Sebagai PSK
– Calvin Soepargo Membayar 4 Juta Untuk Sekali Kencan Dengan Farah
– Sakit Hati Dibilang Impoten Dan terlalu cepat Keluar Menjadi Alasan Calvin Membunuh Farah 

– Mayat korban dimasukan ke dalam box Tupperware 


– Mayat Farah Ditemukan sudah dalam Kondisi Membusuk

Sementara itu Dari rekaman CCTV terlihat pada Minggu pukul 19.38 WIB, Calvin yang mengenakan jaket hitam mengambil troli apartemen yang masih kosong.
Kondisi dalam lift saat itu ada tiga orang yang bersama dengan pelaku. Calvin terlihat berusaha untuk berperilaku sewajarnya seperti biasa.
Selang satu menit, pukul 19.39 WIB Calvin telah sampai di lantai 27 dimana unit miliknya berada. Ia segera membawa trolinya untuk menjemput box plastik yang sudah dipacking.
Aksi Calvin terekam pada Minggu  lalu, sekitar pukul 19.38 WIB. Troli itu sebelumnya dia bawa dari lantai dua kemudian di bawa ke lantai 27 atau ke unit apartemen miliknya.
Kapolsek Penjaringan Kompol Bismo Teguh Prakoso mengatakan polisi kesulitan mencari tiga barang bukti yang dihilangkan oleh Calvin Soepargo, Polisi saat ini sedang menyisir Kali Gunung Sahari.
Pencarian saat ini dihentikan sementara, saat ini kita berada di lokasi pelaku melempar tas yang berisi KTP korban serta baju korban Farah Nikmah. Sampai saat ini belum ada yang ditemukan,” kata Bismo kepada awak media di lokasi pembuangan alat bukti.
Barang bukti adalah berupa kayu pemukul korban, tas korban berisi Handphone yang di isi batu serta kantung plastik berisi pakaian korban berlumuran darah.
calvin



foto calvin sang pengusaha sarang burung walet

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...

Studi : Sarapan dengan Eskrim dapat Tingkatkan Kerja Otak?

Bagi Anda yang bingung sarapan dengan menu pagi di pagi ini, pernah terpikir menu es krim ? Peneliti asal Jepang mengungkapkan makan es krim di pagi hari berpengaruh terhadap kinerja otak dan kesehatan mental. Peneliti dari Kyorin University Tokyo melakukan studi terhadap efek sarapan dengan es krim. Rupanya, sarapan es krim mampu 'membangunkan' otak terutama saat dikonsumsi setelah bangun tidur. Otak akan kaget dan langsung bekerja aktif setelah gigitan pertama es krim masuk dalam mulutmu. Makanan dingin ini juga meningkatkan kapasitas mental seseorang. Jadi, mengonsumsi es krim setelah bangun tidur bisa meningkatkan kerja otak dan kesehatan mental. Peneliti juga melakukan beberapa percobaan untuk memberikan bukti tersebut. Mereka membagi kelompok objek penelitian ke dalam dua bagian. Satu kelompok partisipan diberi es krim setelah bangun di pagi hari. Sedangkan kelompok lainnya tidak diberi. Hasilnya, partisipan yang menyantap es krim saat bangun di pagi hari cenderun...