Langsung ke konten utama

Tragis "Mayat di Temukan di Dalam Kasur" Tidak Hanya di Bunuh tapi Tubuhnya Juga di Mutilasi

Polisi masih menyelidiki penemuan sesosok jenazah seorang perempuan yang ditemukan di sebuah kamar salah satu penginapan di Jalan PT Hindoli RT 05 RW 03 Kelurahan Sungai Lilin, Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (10/5/2019).

Jenazah itu ditemukan di dalam sebuah kasur. Jenazah wanita yang belum diketahui identitasnya tersebut merupakan korban mutilasi, dimana tangan kanan korban telah putus. Saat ditemukan, jenazah juga tidan mengenakan busana. 

Berikut fakta-fakta kejadian pembunuhan tersebut :

1. Pengurus penginapan mencium bau busuk 

Kejadian itu terungkap setelah Nurdin (30) yang merupakan pengurus penginapan mencium bau busuk menyengat di kamar 06 saat hendak bersih-bersih, pada Kamis (9/5/2019) kemarin. Nurdin  sempat mencoba mengetuk pintu, tapi tak kunjung mendapatkan jawaban. Karena tak menaruh curiga, Nurdin tetap membersihkan di lokasi sekitar kamar. Namun, bau busuk itu ternyata semakin menyengat.

Saat Jumat (10/5/2019) pagi ketika Ia kembali membersihkan kamar, Ia curiga karena bau itu semakin menjadi. Hingga akhirnya Nurdin menghubungi pihak kepolisian untuk membuka kamar secara paksa. Saat didobrak, polisi menemukan sesosok jenazah perempuan dengan kondisi membusuk terbujur kaku di dalam kamar. Jenazah itu ditemukan di dalam kasur.

2. Korban mutilasi

Kondisi jenazah perempuan yang ditemukan sudah tidak utuh. Ditemukan dengan lengan kanan telah terpotong. Selain itu, korban juga tak mengenakan pakaian. Springbed kamar penginapan diduga dirobek pelaku untuk menyembunyikan tubuh korban.

Namun petugas tetap menemukannya, setelah bau busuk jenazah korban begitu menyengat.  Dari hasil olah TKP, korban diduga telah tewas lebih dari tiga hari. Tak ada identitas apapun di yang menjadi petunjuk untuk mengetahui identitas korban. Usai melakukan olah TKP, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Palembang untuk dilakukan visum.

3. Dua pria pemesan kamar tanpa identitas 

Dari hasil pemeriksaan awal para saksi, kamar itu disewa dua orang pria tanpa menyertakan kartu identitas. Dalam buku tamu penginapan, seorang pria penyewa kamar 06  ditulis inisial DN . "Pemesan kamar tanpa menyertakan KTP saat menginap. Menurut saksi ada dua orang laki-laki dan satu perempuan, diduga korban," kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi saat dikondirmasi.  Supriadi menjelaskan, pria tersebut memesan kamar pada Rabu (8/5/2019).

Salah satu pria itu sempat keluar membawa satu koper berwarna hitam sembari menelpon dan bertanya harga sewa speedboat. "Sekitar pukul 17.00 WIB, saksi melihat laki-laki kembali ke penginapan dengan membawa masuk kembali 1 (satu) unit koper lagi dari luar. Kasus ini masih kita selidiki," ujarnya.

4. Polda Sumsel bentuk tim khusus 

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, pihaknya saat ini  telah membentuk tim khusus untuk mengungkap identitas mayat perempuan yang ditemukan tewas dimutilasi di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).  Zulkarnain menjelaskan, penyidik akan melakukan beberapa tes terhadap jenazah korban, seperti pengambilan sampel sidik jari serta tes DNA. 

Rangkaian itu nantinya akan dapat mengungkap identitas mayat tersebut. "Jenazah korban sekarang sedang dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. Nanti akan difokuskan dulu mencari identitasnya, baru motifnya bagaimana," kata Zulkarnain saat dikonfirmasi, Jumat (10/5/2019).

Dikatakan Kapolda Sumsel, pelaku diduga memang sengaja membuang seluruh identitas korban, dimana tak ada satupun petunjuk untuk mengetahui identitas mayat tersebut. Terlebih lagi korban saat itu ditemukan dalam kondisi tanpa busana. "Walaupun berupaya menghilangkan identitas korban, pasti akan tetap ketahuan. Apalagi sekarang identitas KTP semuanya elektronik," jelasnya.

Penginapan Sahabat Mulya yang merupakan lokasi ditemukannya sesosok wanita tanpa identitas yang tewas dimutilasi, Jumat (10/5/2019).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...

Studi : Sarapan dengan Eskrim dapat Tingkatkan Kerja Otak?

Bagi Anda yang bingung sarapan dengan menu pagi di pagi ini, pernah terpikir menu es krim ? Peneliti asal Jepang mengungkapkan makan es krim di pagi hari berpengaruh terhadap kinerja otak dan kesehatan mental. Peneliti dari Kyorin University Tokyo melakukan studi terhadap efek sarapan dengan es krim. Rupanya, sarapan es krim mampu 'membangunkan' otak terutama saat dikonsumsi setelah bangun tidur. Otak akan kaget dan langsung bekerja aktif setelah gigitan pertama es krim masuk dalam mulutmu. Makanan dingin ini juga meningkatkan kapasitas mental seseorang. Jadi, mengonsumsi es krim setelah bangun tidur bisa meningkatkan kerja otak dan kesehatan mental. Peneliti juga melakukan beberapa percobaan untuk memberikan bukti tersebut. Mereka membagi kelompok objek penelitian ke dalam dua bagian. Satu kelompok partisipan diberi es krim setelah bangun di pagi hari. Sedangkan kelompok lainnya tidak diberi. Hasilnya, partisipan yang menyantap es krim saat bangun di pagi hari cenderun...