Langsung ke konten utama

Viral Daun Berwajah Manusia di Temukan di Garut

Warga Garut geger lantaran menemukan daun gelombang cinta yang mirip wajah manusia. Daun tersebut kini jadi tontonan warga.

Daun gelombang cinta yang mirip wajah manusia itu kepunyaan Nurlia Sukmawati alias Enung. Warga Kampung Jayaraga, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul.

Saat berbincang dengan Tini (56), orang tua Enung yang juga tinggal di lokasi, Rabu (1/5/2019). Menurut Tini, bagian mirip wajah manusia itu pertamakali ditemukan pada Selasa (16/4) malam.

"Anak saya pulang kerja, pas waktu mau masuk ke rumah dia gak sengaja lihat daun itu kok seperti ada foto wajahnya," ujar Tini.

Enung langsung histeris saat lihat wajah manusia di daun itu. Ia langsung melapor pada Tini. Setelah itu, warga ramai-ramai mendatangi rumah Tini dan melihat daun itu.

"Ternyata benar kalau dilihat mirip-mirip muka," katanya.


Sejak saat itu, daun berwajah manusia milik Enung jadi perbincangan warga sekampung. Warga dari pelosok kampung setiap harinya berdatangan melihat daun itu.

Tini mengatakan, keluarganya mempersilakan masyarakat untuk melihat dan tidak memintai uang pada pengunjung.

"Kadang-kadang ibu-ibu pengajian suka pengen lihat. Ya silakan aja, karena saya pikir gak ada yang aneh kan itu daun kering saja," ungkap Tini.

Sementara itu, Ismi Lindawati (21), warga setempat mengatakan, ia mengaku terkejut dengan adanya daun itu. Ia mengaku heran karena fenomena itu baru pertamakali dilihatnya.

"Aneh sih lihatnya mirip wajah. Tapi itu daun kering aja biasa," ujar Ismi di tempat yang sama.



Hasil gambar untuk daun mirip wajah manusia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Yuk di Simak 5 Fakta Unik Mobil Dari yang Ada 30Ribu Bagian Mobil Hingga Kapan Pertama Kali Tabrakan Mobli Terjadi

Pengetahuan soal  mobil  tidak melulu berkaitan dengan teknis. Hal-hal menarik seperti  fakta unik , malah sering jadi bahasan menarik. Seperti 5 Fakta unik tentang mobil, yang bikin kamut terlihat cerdas ini. 1. Parkir Mobil Seperti dilansir  CarBuzz , 95 persen kehidupan mobil adalah di tempat parkir, lho. Meskipun kita sering terjebak di tengah kemacetan, mobil lebih banyak menghabiskan waktunya dengan terparkir. 2. Penemu Cruise Control Ternyata Tunanetra Faktanya, penemu fitur cruise control yang jamak ditemui di mobil-mobil keluaran terbaru, adalah seorang tunanetra bernama Ralph Teetor. Pria asal Amerika Serikat itu mengalami tunanetra sejak usia 5 tahun. Penemuan Ralph bermula ketika ia sedang bepergian bersama pengacara pribadinya. Lulusan teknik mesin di University of Pennsylvania ini merasa terganggu ketika mobil berjalan dalam kecepatan yang tidak stabil, dan dari situlah ia menciptakan perangkat kontrol kecepatan yang ktia kenal dengan ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...