Langsung ke konten utama

Yang di Kiranya Adalah Kebiasaan Ternyata itu Pertanda Anda Kesepian

Banyak orang sering merasa kesepian meskipun berada di tempat ramai. Menurut mereka yang sering mengalami, konon perasaan itu sangat menyiksa.
Bagaimana tidak, kita akan kebingungan mencari teman untuk diajak menonton bioskop ataupun menyantap makan siang. Bahkan, seolah tidak ada partner untuk diajak mengobrol atau berkeluh kesah.

Meski demikian, banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya kesepian. Padahal perasaan itu dapat menjalar kepada hal-hal negatif atau mengganggu kesehatan.
Berikut adalah lima ciri Anda tengah kesepian,:

1. Menghabiskan Waktu untuk Belanja Online

Tanda-tanda kesepian tak selamanya jelas. Sebuah hasil penelitian Rik Pieters yang dipublikasikan dengan judul "Bidirectional Dynamics of Materialism and Loneliness: Not Just a Vicious Cycle" mengungkap, orang yang merasa sendiri sering ingin membeli sesuatu.

Mereka benar-benar berfokus pada hal-hal material dalam rangka mengisi kekosongan mereka. Dengan demikian, bisa jadi mereka yang sering berbelanja bukan orang-orang yang konsumtif. Bisa jadi, mereka tengah merasa kesepian dan berusaha mengatasinya.
Bagi Anda yang terbiasa mengatasi kesepian dengan cara ini, Anda perlu hati-hati. Pasalnya, dompet dan tabungan Anda bisa jadi terkuras untuk hal-hal yang sebetulnya tidak Anda butuhkan.

Cobalah mendengarkan musik, melakukan hobi, atau menyibukkan diri dengan hal bermanfaat. Dengan demikian, rasa sepi bisa diatasi dengan lebih bijaksana.

2. Insomnia

Tahukah Anda, ternyata permasalahan sulit tidur atau insomnia bisa menjadi pertanda jika Anda kesepian. Hormon kortisol disebut-sebut berkadar tinggi pada orang yang ketakutan, merasa tidak aman, atau kesepian. Dan hormon itu ternyata berkontribusi dalam permasalahan tidur seperti insomnia.

Anda dapat mengatasi permasalahan tidur dengan berhenti memikirkan sesuatu hal secara berlarut-larut. Buatlah rileks pikiran Anda saat menjelang tidur.
Selain itu, Anda harus bersyukur dengan keadaan diri. Jika Anda tidak memiliki teman, setidaknya Anda tak perlu berebut selimut atau berbagi tempat tidur.

3. Terlalu Sering Menonton Televisi

Pertanda kesepian yang lain adalah tingginya keinginan untuk terus menonton televisi. Hal itu dikarena secara tidak langsung kita ingin berlari dari kehidupan nyata.

Dengan menghabiskan banyak waktu menonton film dan serial televisi, orang-orang terjun ke dunia berbeda yang lebih menarik. Meski demikian, setelah acara selesai mereka akan tersadar dengan kehidupan nyata mereka yang bisa jadi membosankan.

4. Selalu Lapar

Kebanyakan orang di Bumi sering kali memilih untuk makan ketika menghadapi masalah. Untuk menghilangkan rasa cemas, mereka biasanya memakan makanan yang lezat seperti pizza, cokelat, atau makanan favorit lain. Mereka cenderung tidak bisa mengendalikannya.
Saat kesepian, tubuh memproduksi hormon lapar bernama ghrelin. Sejumlah ilmuwan melakukan penelitian untuk melihat hubungan antara hormon kelaparan dan rasa kesepian.

Mereka menemukan bahwa orang yang menganggap dirinya kesepian memiliki peningkatan produksi ghrelin dalam darah.Dalam dunia bawah sadar, mereka sebetulnya tengah mencoba membuat hidup terasa lebih mudah dengan memakan sesuatu yang enak.

5. Merasa Tidak Dibutuhkan

Salah satu pertanda bahwa Anda kesepian adalah Anda sering merasa tidak dibutuhkan. Dalam kondisi yang lebih serius Anda bahkan merasa putus asa dan tidak tahu tujuan hidup. Jika Anda mengalami permasalahan seperti itu, Anda harus berusaha menelepon teman lama. Ceritakan pada mereka apa yang sedang Anda rasakan, karena mereka mengerti lebih baik dari siapapun.

Berbincang dengan teman dekat aka membantu menghilangkan stress dan membuat Anda merasa jauh lebih baik dan tidak kesepian lagi. Selain itu, Anda juga bisa mencoba sesuatu hal yang baru. Dengan melakukan hal-hal baru, Anda akan mengeksplorasi sisi diri yang sebelumnya tidak diketahui.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...

Studi : Sarapan dengan Eskrim dapat Tingkatkan Kerja Otak?

Bagi Anda yang bingung sarapan dengan menu pagi di pagi ini, pernah terpikir menu es krim ? Peneliti asal Jepang mengungkapkan makan es krim di pagi hari berpengaruh terhadap kinerja otak dan kesehatan mental. Peneliti dari Kyorin University Tokyo melakukan studi terhadap efek sarapan dengan es krim. Rupanya, sarapan es krim mampu 'membangunkan' otak terutama saat dikonsumsi setelah bangun tidur. Otak akan kaget dan langsung bekerja aktif setelah gigitan pertama es krim masuk dalam mulutmu. Makanan dingin ini juga meningkatkan kapasitas mental seseorang. Jadi, mengonsumsi es krim setelah bangun tidur bisa meningkatkan kerja otak dan kesehatan mental. Peneliti juga melakukan beberapa percobaan untuk memberikan bukti tersebut. Mereka membagi kelompok objek penelitian ke dalam dua bagian. Satu kelompok partisipan diberi es krim setelah bangun di pagi hari. Sedangkan kelompok lainnya tidak diberi. Hasilnya, partisipan yang menyantap es krim saat bangun di pagi hari cenderun...