Langsung ke konten utama

Duh Yang Suka Makan Buah Ini Kayaknya Musti Lebih Berhati Hati Deh

Hello, para sahabat setia shelly? Siapa ni suka sama buah leci? Tapi kalian tahu gak kalau buah leci itu beracun dan bisa menyebebkan kematian? Aapalagi pas lagi musim panas begini dimana memang lagi musim leci , racun yang di sebarkan lebih banyak. Penyakit yang disebabkan gak ringan loh guys tapi sudah termasuk penyakit otak. 

Setidaknya 31 anak-anak telah meninggal di India utara dalam 10 hari terakhir karena penyakit otak. Para pejabat kesehatan setempat meyakini penyakit itu ditimbulkan oleh zat beracun yang ditemukan dalam buah leci.

Para pejabat mengatakan kematian puluhan anak-anak itu dilaporkan oleh dua rumah sakit di Muzaffarpur negara bagian Bihar, yang terkenal karena suburnya kebun leci.

"Anak-anak itu semua menunjukkan gejala sindrom ensefalitis akut (AES)," kata pejabat kesehatan senior Ashok Kumar Singh, seraya menambahkan sebagian besar dari mereka menderita kehilangan glukosa mendadak dalam darah mereka.


Sementara itu sedikitnya 40 anak lainnya mengeluh gejala yang sama dirawat di unit perawatan intensif.

Hasil gambar untuk racun buah leci


"Kami berusaha sebaik-baiknya untuk menyelamatkan mereka," kata S P Singh, kepala petugas medis dari perguruan tinggi dan rumah sakit medis Sri Krishna.

Wabah penyakit ini telah terjadi setiap tahun selama musim panas di Muzaffarpur dan distrik-distrik tetangga sejak 1995, yang biasanya bertepatan dengan musim leci.

"Departemen kesehatan telah mengeluarkan himbauan bagi orang-orang untuk merawat anak-anak mereka selama musim panas ketika suhu siang hari di atas 40 derajat," kata Ashok Kumar Singh.

Dikenal secara lokal sebagai chamki bukhar, penyakit ini mengklaim 150 nyawa pada tahun 2014 lalu.


Pada 2015, peneliti Amerika Serikat (AS) mengatakan penyakit otak bisa dikaitkan dengan zat beracun yang ditemukan dalam buah eksotis.

Mereka juga mengatakan lebih banyak penelitian diperlukan untuk mengungkap penyebab penyakit, yang mengarah pada kejang, mengubah kondisi mental dan kematian di lebih dari sepertiga kasus.

Wabah penyakit neurologis juga telah diamati di daerah-daerah Bangladesh dan Vietnam yang tumbuh buah leci.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...

Studi : Sarapan dengan Eskrim dapat Tingkatkan Kerja Otak?

Bagi Anda yang bingung sarapan dengan menu pagi di pagi ini, pernah terpikir menu es krim ? Peneliti asal Jepang mengungkapkan makan es krim di pagi hari berpengaruh terhadap kinerja otak dan kesehatan mental. Peneliti dari Kyorin University Tokyo melakukan studi terhadap efek sarapan dengan es krim. Rupanya, sarapan es krim mampu 'membangunkan' otak terutama saat dikonsumsi setelah bangun tidur. Otak akan kaget dan langsung bekerja aktif setelah gigitan pertama es krim masuk dalam mulutmu. Makanan dingin ini juga meningkatkan kapasitas mental seseorang. Jadi, mengonsumsi es krim setelah bangun tidur bisa meningkatkan kerja otak dan kesehatan mental. Peneliti juga melakukan beberapa percobaan untuk memberikan bukti tersebut. Mereka membagi kelompok objek penelitian ke dalam dua bagian. Satu kelompok partisipan diberi es krim setelah bangun di pagi hari. Sedangkan kelompok lainnya tidak diberi. Hasilnya, partisipan yang menyantap es krim saat bangun di pagi hari cenderun...