Langsung ke konten utama

Tim Prabowo Beberkan Media Massa yang Dianggap Tak Netral


Tim hukum Prabowo-Sandiaga Uno membeberkan sejumlah grup media yang diduga berafiliasi dengan tim Jokowi. Menurutnya, media-media ini tidak netral karena pemilikya berafiliasi kepada penguasa dan dijadikan mesin propaganda.
Anggota tim hukum, Denny Indrayana menyebut, terdapat sejumlah grup media yang diduga berafiliasi dengan tim Jokowi, yakni Surya Paloh yang membawahi Media Grup (Media Indonesia dan Metro TV); Hary Tanoe Soedibjo pemilik group MNC (RCTI, Global TV, Koran Sindo, Okezone, INews TV, Radio Trijaya); dan Erick Thohir pemilik Mahaka Group yang membawahi Parents Indonesia dan Republika.
"Media kritis dibungkam, sementara media yang pemiliknya berafiliasi kepada kekuasaan, dijadikan media propaganda untuk kepentingan kekuasaan," ujar Denny, seperti diungkap dalam sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi, Jumat (14/6).
Hal ini tertuang dalam poin permohonan sengketa pilpres yang dibacakan dalam sidang pemeriksaan pendahuluan di ruang sidang MK, Jakarta, Jumat (14/6).
Anggota tim hukum, Denny Indrayana Di sisi lain, lanjut Denny, media yang berupaya untuk netral yakni TV One disebut mengalami tekanan hingga harus menghentikan sementara program Indonesia Lawyers Club (ILC) besutan Karni Ilyas.
"Ketimbang berkompromi membuat tayangan yang tidak sesuai dengan "jati diri" ILC dan Karni Ilyas, lebih baik tidak usah tayang sekalian," seperti dikatakan Djajang dikutip dalam permohonan sengketa pilpres.

Denny berpendapat tiap paslon dalam pilpres mestinya memiliki akses yang sama ke media massa. "Dengan demikian telah terjadi upaya secara TSM terhadap pers nasional dengan tujuan menguasai opini publik," imbuh Denny.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Yuk di Simak 5 Fakta Unik Mobil Dari yang Ada 30Ribu Bagian Mobil Hingga Kapan Pertama Kali Tabrakan Mobli Terjadi

Pengetahuan soal  mobil  tidak melulu berkaitan dengan teknis. Hal-hal menarik seperti  fakta unik , malah sering jadi bahasan menarik. Seperti 5 Fakta unik tentang mobil, yang bikin kamut terlihat cerdas ini. 1. Parkir Mobil Seperti dilansir  CarBuzz , 95 persen kehidupan mobil adalah di tempat parkir, lho. Meskipun kita sering terjebak di tengah kemacetan, mobil lebih banyak menghabiskan waktunya dengan terparkir. 2. Penemu Cruise Control Ternyata Tunanetra Faktanya, penemu fitur cruise control yang jamak ditemui di mobil-mobil keluaran terbaru, adalah seorang tunanetra bernama Ralph Teetor. Pria asal Amerika Serikat itu mengalami tunanetra sejak usia 5 tahun. Penemuan Ralph bermula ketika ia sedang bepergian bersama pengacara pribadinya. Lulusan teknik mesin di University of Pennsylvania ini merasa terganggu ketika mobil berjalan dalam kecepatan yang tidak stabil, dan dari situlah ia menciptakan perangkat kontrol kecepatan yang ktia kenal dengan ...

Studi : Sarapan dengan Eskrim dapat Tingkatkan Kerja Otak?

Bagi Anda yang bingung sarapan dengan menu pagi di pagi ini, pernah terpikir menu es krim ? Peneliti asal Jepang mengungkapkan makan es krim di pagi hari berpengaruh terhadap kinerja otak dan kesehatan mental. Peneliti dari Kyorin University Tokyo melakukan studi terhadap efek sarapan dengan es krim. Rupanya, sarapan es krim mampu 'membangunkan' otak terutama saat dikonsumsi setelah bangun tidur. Otak akan kaget dan langsung bekerja aktif setelah gigitan pertama es krim masuk dalam mulutmu. Makanan dingin ini juga meningkatkan kapasitas mental seseorang. Jadi, mengonsumsi es krim setelah bangun tidur bisa meningkatkan kerja otak dan kesehatan mental. Peneliti juga melakukan beberapa percobaan untuk memberikan bukti tersebut. Mereka membagi kelompok objek penelitian ke dalam dua bagian. Satu kelompok partisipan diberi es krim setelah bangun di pagi hari. Sedangkan kelompok lainnya tidak diberi. Hasilnya, partisipan yang menyantap es krim saat bangun di pagi hari cenderun...