Langsung ke konten utama

3 Cara Ampuh Mengobati Bibir Bengkak Akibat Alergi Udara Dingin



Meski Indonesia bukan negara 4 musim, hawa dingin selama musim hujan bisa membuat seseorang menggigil kedinginan. Apalagi jika Anda tinggal di area dataran tinggi karena suhu udara akan lebih rendah. Nah selain hawanya yang menusuk kulit, udara dingin juga bisa menimbulkan reaksi alergi hingga membuat bibir bengkak. Lalu bagaimana mengatasi kondisi ini?

Mengatasi bibir bengkak akibat alergi udara dingin

Alergi dapat dipicu oleh banyak, bukan hanya pada makanan atau bahan kimia tertentu saja. Ada orang yang baik-baik saja makan seafood, namun akan merasakan reaksi alergi ketika terpapar udara dingin. Ya, suhu udara yang rendah ini juga bisa menimbulkan alergi. Kondisinya akan membaik ketika suhu kulit kembali normal.

Sama seperti alergi lainnya, gejala alergi udara dingin juga dapat membuat kulit gatal, merah, dan pembengkakan. Pada kasus parah, alergi ini dapat menyebabkan kesulitan bernapas, kehilangan kesadaran, dan bahkan kematian.

Bila gejalanya mulai kambuh sampai membuat bibir bengkak, Anda bisa mencoba beberapa cara berikut:

1. Minum obat alergi











Ada banyak obat alergi dingin yang dijual bebas maupun pelu resep dokter. Anda bisa memilihnya sesuai kebutuhan dan keinginan, antara lain:
  •  Antihistamin. Alergi merangsang tubuh melepaskan histamin. Oleh karena itu untuk mengobatinya obat yang digunakan adalah antihistamin untuk meringankan reaksi alergi. Contoh obat antihistamin untuk alergi dingin adalah loratadine (Claritin), cetirizine (Zyrtec) dan desloratadine (Clarinex).
  • Omalizumab (Xolair). Biasanya obat ini diresepkan untuk mengobati asma. Namun, obat ini juga ampuh untuk mengobati orang dengan alergi dingin yang tidak menanggapi obat lain.
2. Hangatkan tubuh


Agar bibir bengkak dan gejala alergi lainnya membaik, Anda perlu menjaga kehangatan tubuh. Untuk sementara gunakan pakaian yang lebih tebal untuk menutupi kulit yang terpapar udara dingin.

Kemudian, perhatikan berbagai hal yang menimbulkan rasa dingin pada kulit Anda, seperti makan buah dingin ganti dengan sup hangat, air putih dingin ganti dengan air putih hangat, dan sebaiknya mandi air hangat.

3. Siap sedia epipen


Reaksi alergi dapat muncul tiba-tiba dan gejalanya bisa ringan juga parah. Jadi, saat Anda tahu tubuh bereaksi negatif pada udara dingin, segera periksa ke dokter. Dokter akan memberikan tips pencegahan sekaligus perawatan, seperti menggunakan epipen, yaitu alat suntik yang berisi obat antialergi untuk mencegah rekasi alergi serius dan syok anafilaktik.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...

Studi : Sarapan dengan Eskrim dapat Tingkatkan Kerja Otak?

Bagi Anda yang bingung sarapan dengan menu pagi di pagi ini, pernah terpikir menu es krim ? Peneliti asal Jepang mengungkapkan makan es krim di pagi hari berpengaruh terhadap kinerja otak dan kesehatan mental. Peneliti dari Kyorin University Tokyo melakukan studi terhadap efek sarapan dengan es krim. Rupanya, sarapan es krim mampu 'membangunkan' otak terutama saat dikonsumsi setelah bangun tidur. Otak akan kaget dan langsung bekerja aktif setelah gigitan pertama es krim masuk dalam mulutmu. Makanan dingin ini juga meningkatkan kapasitas mental seseorang. Jadi, mengonsumsi es krim setelah bangun tidur bisa meningkatkan kerja otak dan kesehatan mental. Peneliti juga melakukan beberapa percobaan untuk memberikan bukti tersebut. Mereka membagi kelompok objek penelitian ke dalam dua bagian. Satu kelompok partisipan diberi es krim setelah bangun di pagi hari. Sedangkan kelompok lainnya tidak diberi. Hasilnya, partisipan yang menyantap es krim saat bangun di pagi hari cenderun...