Langsung ke konten utama

3 Makanan Mengandung Amygdalin alias Vitamin B17


Vitamin B dikenal dengan jenisnya yang beragam. Sebut saja vitamin B1, B2, B3, B5, B9, dan B12. Namun, pernahkah Anda mendengar vitamin B17? Vitamin ini ternyata cukup kontroversial karena potensinya pada kesehatan tubuh sekaligus efek sampingnya. Dari mana vitamin ini bisa didapatkan? Yuk, simak deretan makanan yang mengandung vitamin B17 di bawah ini.

Mengenal vitamin B17 yang kontroversial
Vitamin B17, secara teknis bukanlah murni vitamin. Vitamin B17 sebenarnya merupakan amygdalin yang ada pada sumber makanan, seperti biji buah atau kacang-kacangan yang masih mentah. Ketika dikemas menjadi suplemen atau obat, barulah dilabeli sebagai vitamin B17.

Kenapa tidak termasuk jenis vitamin? Vitamin B17 berbeda dengan vitamin B sesungguhnya, karena tidak memiliki standar banyaknya asupan yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, hingga kini kegunaannya pun masih diteliti lebih dalam.

Tidak hanya vitamin B17, amygdalin juga dikenal dengan sebutan Laetrile. Akan tetapi, ini merupakan sebuah kekeliruan. Sebab, Laetrile merupakan obat dengan kandungan Amygdalin atau vitamin B17.

Sedangkan, Amygdalin merujuk pada kandungan senyawa tanaman yang mengandung gula dan menghasilkan hidrogen sianida.

Jadi, sumber amygdalin (vitamin B17) alami bisa ditemukan di tumbuhan. Sementara Laetrile, mengacu pada obat yang mengandung amygdalin.

Laetrile mulai cukup dikenal setelah salah satu kandungannya, yaitu hidrogen sianida dianggap bersifat antikanker. Namun, Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika Serikat (FDA) tidak menyetujui penggunaan zat ini karena efek sampingnya, seperti sakit kepala bahkan keracunan jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

Bukan hanya di Amerika, obat ini juga tidak beredar dan diperjualbelikan di Indonesia.

Dalam tinjauan yang disusun oleh Bethesda, MD, dari National Cancer Institute, Laetrile menunjukkan sedikit aktivitas antikanker pada hewan. Namun, tidak menunjukkan aktivitas antikanker pada manusia.

Sementara, penelitian lain tahun 2008 yang dipublikasikan dalam Biological and Pharmaceutical Bulletin melaporkan hal berbeda. Amygdalin diketahui memiliki potensi untuk mengurangi rasa sakit akibat peradangan pada tikus. Hanya saja, butuh penelitian lebih lanjut mengenai potensi ini agar bisa digunakan sebagai

Makanan yang mengandung vitamin B17

Sudah paham dengan vitamin B17 yang sebenarnya adalah amygdalin? Nah, beberapa makanan yang diketahui mengandung amygdalin alami dan dilabeli sebagai vitamin B17, antara lain:
1. Kacang merah dan kacang hijau

Di antara jenis kacang yang mengandung vitamin B17, kacang hijau dan kacang merah termasuk makanan yang paling umum dikonsumsi di Indonesia.

Kacang hijau biasanya diolah menjadi bubur, es, atau isian kue. Sementara, kacang merah bisa dibuat sebagai pelengkap sayur asem, krecek, atau dibuat menjadi sup.

Selain amygdalin, kacang merah diketahui mengandung antioksidan dan tinggi serat yang baik untuk pencernaan dan mencegah penuaan dini.

Tidak berbeda jauh, kacang hijau juga mengandung nutrisi lain yang menyehatkan tubuh, seperti asam folat, vitamin B lengkap, zat besi, kalium, zink, dan selenium. Nutrisi tersebut dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah.
2. Kacang almond

Selain kacang merah, almond juga termasuk dalam jajaran makanan yang mengandung vitamin B17 (amygdalin) saat masih mentah.

Nutrisi lain yang ada dalam almond antara lain vitamin E, mangan, dan magnesium serta antioksidan. Manfaatnya dapat melindungi sel tubuh dari stres oksidatif dan menjaga kadar gula darah, tekanan darah, serta kolesterol.
3. Apel

Buah apel merupakan buah yang mengandung vitamin B17, terutama pada bijinya. Studi yang diterbitkan pada jurnal Food Chemistry menunjukkan bahwa kandungan amygdalin paling rendah berada dalam jus apel kemasan ketimbang apel segar atau biji apel. Itu sebabnya mengonsumsi yang segar akan lebih baik bagi tubuh.

Apel mengandung vitamin C, kalium, vitamin K, serat, antioksidan serta vitamin B1, B2, dan B6. Selain baik untuk sistem kekebalan tubuh, nutrisi dari apel juga berpotensi menjaga kesehatan jantung dan mengendalikan kadar kolesterol.
Perlu Anda perhatikan

Amygdalin pada makanan dalam dosis kecil, tergolong aman untuk tubuh. Namun, jika dikonsumsi dalam jumlah besar akan menyebabkan efek samping yang membahayakan, seperti keracunan.

Itu sebabnya, berkonsultasilah dengan dokter atau ahli gizi jika Anda berencana untuk makan makanan yang mengandung  vitamin B17 lebih banyak dari biasanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Abash Terlihat Lelah saat Foto Bareng, Lucinta Luna: Abis 3 Ronde! Dibalas Warganet Gila ya Ini Orang

Kisah asmara  Lucinta Luna  dan  Abash   memang kerap menjadi buah bibir warganet di dunia maya. Seperti potret foto yang baru-baru ini diunggah Lucinta di- feed  Instagramnya. Dari foto tersebut diketahui Lucinta Luna dan pacarnya Abash sedang menikmati jamuan di sebuah restoran mewah. Tak sendiri, mereka juga tampak ditemani salah satu sahabatnya. Sayangnya, banyak warganet justru gagal fokus dengan ekspresi yang ditampilkan Abash. Ini lantaran, kekasih Lucinta Luna terlihat sangat lelah. Seolah menjawab penasaran warganet, Lucinta Luna pun langsung memberikan penjelasan. "Quality time @pranataputri_pranas. Sayangku @a13ash mukanya kelelahan yaa abis 3 ronde,"  ungkap Lucinta Luna. Pengakuan penyanyi lagu  Jom Jom Manjalita  itu tentu langsung diserbu komentar warganet. Selain itu, tak sedikit warganet yang justru tambah penasaran atas ungkapan Lucinta Luna. "Wedang ronde kali ah," ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...

Ingat 6 Tips Ini Agar Anda Tidak Mudah Jatuh atau Terpeleset di Rumah

Setiap orang pasti pernah terjatuh atau terpeleset setidaknya sekali seumur hidup. Entah terjungkal dari posisi berdiri ke duduk, terpeleset saat lari, atau tergelincir jatuh saat turun tangga. Ketelodoran ini tidak melulu masalah lansia. Apalagi memang jika suka kurang awas dengan keadaan sekitar saat berjalan. Anda juga sering jatuh? Tenang… Nyatanya ada berbagai cara mudah, kok, untuk mencegah jatuh dan terpeleset! Simak rahasianya di sini. Kiat jitu mencegah jatuh dan terpeleset Berikut beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mencegah jatuh dan terpeleset. 1. Pastikan pencahayaan ruangan bagus Kebanyakan orang gampang terpeleset karena kurang awas dengan lingkungan sekitarnya yang remang-remang. Bila perlu, pasanglah bola lampu yang lebih terang buat di setiap ruangan. Terutama di area tangga, lorong-lorong sempit, juga ruangan yang rentan lembap seperti kamar mandi dan dapur. Rumah yang terang karena pencahayaannya memadai membantu Anda melihat sekitar den...