Langsung ke konten utama

4 Manfaat Menyanyi untuk Kesehatan Mental


Mau suara bagus atau tidak, bernyanyi menjadi salah satu cara favorit untuk mengekspresikan perasaan. Tidak hanya dari irama dan lantunan melodinya, tapi lirik lagu kesukaan pun dapat menggambarkan suasana hati kita yang sebenarnya. Entah itu sedang sedih atau senang. Selain itu, ada juga manfaat lain dari bernyanyi untuk kesehatan mental Anda, lho! Simak penjelasan manfaat bernyanyi dari para ahli berikut ini.

Manfaat bernyanyi untuk kesehatan mental

1. Bikin hati plong


Menurut sebuah penelitian pada tahun 2017, bernyayi bareng-bareng seperti di paduan suara membuat Anda merasa lebih bahagia. Hasil tersebut didapat setelah peneliti meminta sekelompok orang yang punya gejala depresi atau gangguan kecemasan bernyayi bersama. Peneliti tidak mewajibkan semua pesertanya harus pandai bernyanyi atau punya suara bagus.

Setelah bernyanyi bersama-sama secara rutin setiap minggu, mood semua orang tersebut tampak lebih membaik. Mereka juga merasa lebih bahagia dan dapat bersosialiasi dengan lebih baik di kehidupan sehari-hari.

Peneliti menyimpulkan, kombinasi menyanyi dan bersosialisasi dalam grup menjadi bagian penting dari pemulihan gejala karena keduanya menimbulkan rasa kebersamaan, sejahtera, percaya diri, dan sense of belonging (rasa memiliki dan terlibat dalam lingkungan).

2. Efeknya mirip yoga dan meditasi

Beberapa penelitian meyakini bahwa menyanyi sama berkhasiatnya dengan manfaat meditasi yoga. Salah satunya adalah sebuah penelitian dari Sahlgrenska Academy di Universitas Gothenburg, Swedia. Tim peneliti itu memelajari detak jantung anak-anak remaja anggota paduan suara saat sedang bernyanyi bersama.

Menurut ketua peneliti yang juga seorang ahli musik, Björn Vickhoff, detak jantung anggota paduan suara tidak hanya melambat ketika mereka mulai bernyanyi, tetapi secara bertahap jadi tersinkronisasi. Pada akhirnya, irama jantung setiap anak itu berdetak seirama dengan tempo lagu.

Vickhoff mengatakan, saat menyanyi dan mengembuskan napas, tubuh manusia akan mengaktifkan saraf vagus dari batang otak ke jantung. Saraf vagus yang aktif akan membuat jantung berdetak lebih lambat dan diyakini baik untuk menigkatkan kesehatan emosional.

Vickhoff kemudian membandingkan efek dari manfaat menyanyi dengan manfaat yoga. Nyatanya, keduanya hampir memiliki manfaat yang sama. Vickhoff mengatakan bahwa yoga dan bernyanyi sama-sama menjaga sistem pernapasan tetap terkontrol dengan baik.

Terlebih jika pernapasan Anda baik, efek positifnya juga akan melekat dalam jangka waktu panjang bagi kesehatan jantung dan tekanan darah.

3. Mengurangi pikiran negatif


Connie Omari, seorang konselor dan terapis di North Carolina Amerika Serikat, juga berpendapat yang sama soal manfaat bernyanyi.

Omari melatih para pasien-pasiennya untuk sering nyanyi, termasuk saat mengemudi sendiri di dalam mobil. Latihan ini dianggapnya bisa menjadi cara mengurangi pikiran negatif yang kadang muncul tanpa diundang saat Anda sedang bengong dalam waktu lama. Misalnya saat menyetir.

Nah, dengan bernyanyi sambil nyetir, Anda mungkin juga dapat sekaligus mengurangi tendensi ingin marah-marah dan mengumpat menghadapi kemacetan jalanan.

4. Mencegah kecemasan


Katie Ziskind, terapis psikologi dari Connecticut, juga mengutarakan manfaat bernyanyi sambil mendengarkan musik. Ia mengatakan bahwa mendendangkan sebuah lagu bisa membuat tubuh melepaskan hormon oksitosin dalam jumlah banyak keluar.

Hormon oksitosin adalah hormon cinta, yang bisa didapat dari jatuh cinta, berhubungan intim, dan juga saat Anda memeluk seseorang. Hormon ini juga bisa termasuk sebagai hormon yang keluar saat Anda merasa bahagia.

Hormon oksitosin juga dapat memunculkan efek relaksasi. Ziskind berpendapat bahwa hormon yang didapat dari manfaat bernyanyi ini dapat mengurangi gejala kecemasan berlebih

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Abash Terlihat Lelah saat Foto Bareng, Lucinta Luna: Abis 3 Ronde! Dibalas Warganet Gila ya Ini Orang

Kisah asmara  Lucinta Luna  dan  Abash   memang kerap menjadi buah bibir warganet di dunia maya. Seperti potret foto yang baru-baru ini diunggah Lucinta di- feed  Instagramnya. Dari foto tersebut diketahui Lucinta Luna dan pacarnya Abash sedang menikmati jamuan di sebuah restoran mewah. Tak sendiri, mereka juga tampak ditemani salah satu sahabatnya. Sayangnya, banyak warganet justru gagal fokus dengan ekspresi yang ditampilkan Abash. Ini lantaran, kekasih Lucinta Luna terlihat sangat lelah. Seolah menjawab penasaran warganet, Lucinta Luna pun langsung memberikan penjelasan. "Quality time @pranataputri_pranas. Sayangku @a13ash mukanya kelelahan yaa abis 3 ronde,"  ungkap Lucinta Luna. Pengakuan penyanyi lagu  Jom Jom Manjalita  itu tentu langsung diserbu komentar warganet. Selain itu, tak sedikit warganet yang justru tambah penasaran atas ungkapan Lucinta Luna. "Wedang ronde kali ah," ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...

Ingat 6 Tips Ini Agar Anda Tidak Mudah Jatuh atau Terpeleset di Rumah

Setiap orang pasti pernah terjatuh atau terpeleset setidaknya sekali seumur hidup. Entah terjungkal dari posisi berdiri ke duduk, terpeleset saat lari, atau tergelincir jatuh saat turun tangga. Ketelodoran ini tidak melulu masalah lansia. Apalagi memang jika suka kurang awas dengan keadaan sekitar saat berjalan. Anda juga sering jatuh? Tenang… Nyatanya ada berbagai cara mudah, kok, untuk mencegah jatuh dan terpeleset! Simak rahasianya di sini. Kiat jitu mencegah jatuh dan terpeleset Berikut beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mencegah jatuh dan terpeleset. 1. Pastikan pencahayaan ruangan bagus Kebanyakan orang gampang terpeleset karena kurang awas dengan lingkungan sekitarnya yang remang-remang. Bila perlu, pasanglah bola lampu yang lebih terang buat di setiap ruangan. Terutama di area tangga, lorong-lorong sempit, juga ruangan yang rentan lembap seperti kamar mandi dan dapur. Rumah yang terang karena pencahayaannya memadai membantu Anda melihat sekitar den...