Langsung ke konten utama

4 Penyebab Bibir Bengkak Saat Bangun di Pagi Hari (Plus Cara Tepat Mengatasinya)



Pernah kaget saat berkaca karena bibir yang bengkak, padahal jelas-jelas Anda baru saja bangun tidur? Jika ya, Anda tidak sendirian. Bangun tidur dengan kondisi bibir yang bengkak memang bisa membuat khawatir, terlebih apabila sebelumnya bibir masih dalam kondisi baik-baik saja. Sebenarnya, apa penyebab dari kondisi ini?

Kenapa bibir bisa bengkak saat bangun tidur?

Penyebab paling umum yang biasanya membuat bibir terlihat membesar ketika baru bangun tidur di pagi hari yakni karena adanya penumpukan cairan. Sejumlah cairan yang berkumpul sehingga menumpuk pada jaringan bibir tersebut yang kemudian membuat bentuk bibir seolah tampak bengkak atau membesar.

Sebelum asal menyimpulkan sendiri, sebaiknya cari tahu lebih lanjut mengenai hal ini. Berikut berbagai penyebab bibir bengkak ketika baru bangun tidur:

1. Reaksi alergi






Coba ingat-ingat kembali, apa saja makanan dan minuman yang Anda konsumsi sehari atau beberapa hari sebelumnya? Pasalnya, alergi terhadap apa pun yang terkait tubuh bisa menjadi pemicu bibir bengkak di pagi hari. Entah itu makanan, minuman, obat-obatan, maupun sengatan serangga.

Beragam jenis makanan dan minuman yang biasanya menimbulkan alergi seperti telur, seafood, kacang-kacangan, susu, dan lain sebagainya. Atau terkadang, alergi juga bisa disebabkan oleh tubuh yang tidak mampu makan makanan yang mengandung rempah.

Meliputi seledri, ketumbar, peterseli, hingga cabai. Saking sensitifnya, Anda biasanya akan merasakan sensasi terbakar di sekitar mulut hingga kemudian mengakibatkan bibir bengkak ketika baru bangun tidur. Hal ini bisa terjadi jika Anda makan bumbu-bumbu tersebut semalam sebelumnya.

Sementara beberapa jenis obat-obatan yang rentan menyebabkan alergi seperti penisilin dan antibiotik lain. Jika benar pembengkakan pada bibir yang Anda alami memang karena alergi, ada berbagai gejala lain akan turut muncul.
  •  Gatal dan kemerahan pada kulit
  •  Batuk
  • Mengi atau napas berbunyi lirih
2. Bibir pecah-pecah

Jika bibir bengkak yang Anda alami di pagi hari disertai dengan kondisi bibir yang pecah-pecah, kemungkinan karena ulah cuaca. Normalnya, setiap orang yang banyak menghabiskan waktunya di bawah terik matahari, rentan mengalami kondisi bibir yang kering.

Sadar atau tidak, Anda kemudian terbiasa menjilati bibir untuk mencegahnya agar tetap lembap. Padahal justru sebaliknya. Alih-alih membuatnya lembap, terlalu sering menjilat bibir malah bisa membuat bibir kering dan semakin pecah-pecah.

Ini karena air liur mudah menguap saat terkena kontak langsung dengan udara, sehingga membuat bibir tetap kering. Oleh karena terlalu kering, pecah-pecah, dan mengelupas, tak jarang bibir jadi bengkak saat baru bangun tidur.

Demi mencegahnya, berikut yang bisa Anda lakukan:

engoleskan pelembap dengan kandungan petroleum jelly
Pakai produk bibir dengan kandungan tabir surya
Sebisa mungkin hindari kebiasaan menjilat bibir
Hindari kebiasaan mengelupas bibir yang kering

3. Masalah infeksi kulit


Munculnya masalah seperti jerawat di sekitar bibir bisa membuat bibir bengkak dan membesar, yang mungkin semakin kentara saat bangun tidur. Selain itu, mengalami infeksi herpes di daerah sekitar mulut juga berdampak pada pembengkakan bibir.

4. Cedera


Terkadang, tanpa sadar Anda mungkin pernah melakukan sesuatu yang membuat bagian bibir terluka. Misalnya menggigit atau mengunyah makanan terlalu kuat, sehingga bagian bibir ikut tergigit dan akhirnya luka.

Kondisi inilah yang membuat bibir cedera, sehingga langsung membesar dan bengkak hanya dalam waktu semalam saja. Bibir bengkak saat bangun tidur karena cedera bisa meliputi munculnya luka, memar, atau sekadar goresan saja.

Di samping itu, terbiasa tidur dengan posisi tubuh miring tanpa sadar dapat menekan permukaan bibir. Inilah yang nantinya menimbulkan pembengkakan pada bibir selama Anda tidur.

Bagaimana cara mengatasi bibir bengkak saat bangun tidur?


Tidak perlu khawatir, kasus bibir bengkak saat baru bangun tidur yang ringan sebenarnya bisa hilang dengan sendirinya. Namun jika ingin mempercepat penyembuhannya, menerapkan pengobatan rumahan dan medis bisa membantu mengatasi bibir bengkak ini.

Pengobatan medis

Jika bibir bengkak yang Anda alami disebabkan oleh adanya peradangan, pemberian obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) biasanya disarankan. Contohnya, ibuprofen (Advil) atau kortikosteroid.

Bukan hanya itu, obat-obatan tersebut juga dapat membantu jika Anda mengalami luka cedera lainnya yang memicu pembengkakan bibir.

Pengobatan rumahan

Sementara untuk pengobatan di rumah, Anda bisa menggunakan es batu yang telah dibungkus handuk atau kain. Lalu gunakan es tersebut untuk mengompres bagian bibir yang bengkak dan meradangan. Sebaliknya, hindari menempelkan es tersebut langsung ke kulit karena berisiko mengakibatkan masalah yang lebih parah.

Penggunaan gel lidah buaya juga bisa membantu memulihkan bibir bengkak saat bangun tidur, terutama jika kondisi ini diakibatkan oleh paparan sinar matahari.

Untuk mengembalikan kelembapan bibir yang bengkak disertai pecah-pecah, Anda bisa memakai pelembap bibir dengan tekstur lembut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...

Studi : Sarapan dengan Eskrim dapat Tingkatkan Kerja Otak?

Bagi Anda yang bingung sarapan dengan menu pagi di pagi ini, pernah terpikir menu es krim ? Peneliti asal Jepang mengungkapkan makan es krim di pagi hari berpengaruh terhadap kinerja otak dan kesehatan mental. Peneliti dari Kyorin University Tokyo melakukan studi terhadap efek sarapan dengan es krim. Rupanya, sarapan es krim mampu 'membangunkan' otak terutama saat dikonsumsi setelah bangun tidur. Otak akan kaget dan langsung bekerja aktif setelah gigitan pertama es krim masuk dalam mulutmu. Makanan dingin ini juga meningkatkan kapasitas mental seseorang. Jadi, mengonsumsi es krim setelah bangun tidur bisa meningkatkan kerja otak dan kesehatan mental. Peneliti juga melakukan beberapa percobaan untuk memberikan bukti tersebut. Mereka membagi kelompok objek penelitian ke dalam dua bagian. Satu kelompok partisipan diberi es krim setelah bangun di pagi hari. Sedangkan kelompok lainnya tidak diberi. Hasilnya, partisipan yang menyantap es krim saat bangun di pagi hari cenderun...