Langsung ke konten utama

Badan Pegal-Pegal Setalah Berhubungan Intim? Mungkin 3 Ini Penyebab

https://pokerdw19.com/

Badan pegal saat bangun tidur, pasti membuat suasana hati jadi buruk. Coba Anda ingat-ingat kembali, apa yang Anda lakukan sebelumnya. Jangan salah, badan pegal dan terasa sakit bukan hanya disebabkan oleh olahraga saja, tapi juga seks. Kok bisa? Ingin tahu kenapa badan terasa pegal setelah berhubungan seks? Yuk, cari tahu penyebabnya berikut ini.

Penyebab badan terasa pegal setelah berhubungan seks

Merasa sakit pada organ intim setelah seks memang umum terjadi. Bukan hanya itu, badan juga bisa pegal-pegal atau bahkan sakit. Badan pegal dan sakit terjadi ketika otot menjadi tegang atau stres karena digunakan terlalu berlebihan. Nah, kondisi tersebut dapat terjadi ketika Anda melakukan hubungan intim.

Ada beberapa hal yang manjadi dalang kenapa tubuh Anda terasa pegal dan sakit setelah bercumbu, antara lain:

1. Posisi Seks Kurang Sesuai




Ingin mendapat sensasi baru dalam bercinta? Mencoba berbagai posisi seks bisa jadi pilihannya. Namun, tidak semua posisi akan terasa nyaman. Malah bisa membuat badan terasa pegal dan sakit. Terutama jika Anda memiliki masalah pada otot, sendi, atau tulang. Orang dengan kondisi demikian, sebaiknya memilih posisi yang tidak menimbulkan tekanan berlebih pada area yang bermasalah.
Orang yang kondisi sehat pun bisa saja mengalami hal ini, terutama jika posisi seks yang dipilih cukup ekstrem alias sulit dilakukan, misalnya posisi 69 berdiri. Posisi ini biasanya dilakukan sambil berbaring, malah dilakukan dalam posisi berdiri. Itu artinya, sang pria harus menahan beban tubuh wanita yang bergantung di tubuhnya.
Posisi seks yang menyulitkan ini sangat mungkin membuat Anda tidak nyama, bahkan cemas saat melakukannya. Nah, perasaan inilah yang bisa meningkatkan ketegangan otot sehingga kemungkinan bisa membuat badan jadi pegal nantinya.

2. Terlalu Lama Pada Satu Posisi Seks


Tidak berbeda jauh dengan olahraga atau aktivitas lainnya, melakukan hubungan intim juga perlu tenaga. Jadi, wajar setelah melakukan seks, tubuh jadi terasa lelah. Otot Anda yang seharusnya beristirahat di malam hari setelah bekerja, harus bekerja ekstra. Itulah sebabnya otot bisa kelelahan dan menyebabkan rasa pegal-pegal keesokkan harinya.
Apalagi jika Anda dan pasangan melakukan satu posisi seks dalam waktu yang cukup, misalnya posisi doggy style. Bagaimana tidak membuat lelah, posisi ini mengharuskan wanita untuk menahan beban tubuh dan dorongan.
Otot sekitar lengan dan pergelangan tangan akan menegang dan bisa menimbulkan rasa pegal. Rasa sakit pada tubuh juga bisa terjadi akibat cengkraman yang kuat dari pasangan pada tubuh Anda.

3. Melakukan Seks BDSM 


Anda mungkin masih awam dengan istilah seks BDSM. Namun, jika Anda pernah menonton film Fifty Shade of Grey, seperti itulah penggambarannya. Jika diterjemahkan seks BDSM adalah bondage, dicipline, dan sadomasochism.

Aktivitas seks ini dilakukan antara peran dominan (yang memegang kendali) dan submisif (penurut), yang melibatkan hal-hal yang bentuknya kekerasan dan kesakitan. Namun, seks ini tidak dilakukan secara terpaksa, melainkan atas dari kesepakatan bersama. Dari kekerasan itulah mereka merasakan kesenangan dan mendapatkan kepuasan.

Lantas, apa hubungannya dengan badan terasa pegal setelah berhubungan seks? Seks BDSM biasanya melibatkan borgol, es batu, bulu-bulu, atau cambukan. Alat-alat tersebut membantu mereka menjalankan permainan, seperti mengikat atau menyambuk.  Permainan yang terkesan kasar inilah yang bisa merangsang saraf Anda untuk memberikan respons sakit atau pegal di tubuh.

Baca Juga : 



 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...

Studi : Sarapan dengan Eskrim dapat Tingkatkan Kerja Otak?

Bagi Anda yang bingung sarapan dengan menu pagi di pagi ini, pernah terpikir menu es krim ? Peneliti asal Jepang mengungkapkan makan es krim di pagi hari berpengaruh terhadap kinerja otak dan kesehatan mental. Peneliti dari Kyorin University Tokyo melakukan studi terhadap efek sarapan dengan es krim. Rupanya, sarapan es krim mampu 'membangunkan' otak terutama saat dikonsumsi setelah bangun tidur. Otak akan kaget dan langsung bekerja aktif setelah gigitan pertama es krim masuk dalam mulutmu. Makanan dingin ini juga meningkatkan kapasitas mental seseorang. Jadi, mengonsumsi es krim setelah bangun tidur bisa meningkatkan kerja otak dan kesehatan mental. Peneliti juga melakukan beberapa percobaan untuk memberikan bukti tersebut. Mereka membagi kelompok objek penelitian ke dalam dua bagian. Satu kelompok partisipan diberi es krim setelah bangun di pagi hari. Sedangkan kelompok lainnya tidak diberi. Hasilnya, partisipan yang menyantap es krim saat bangun di pagi hari cenderun...