Langsung ke konten utama

Berbagai Penyebab dan Cara Menghilangkan Ngantuk yang Efektif


Mengantuk saat beraktivitas merupakan hal yang wajar. Namun, jika ngantuk terjadi secara terus-menerus, tentu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Sebaiknya Anda pahami cara efektif untuk menghilangkan ngantuk, agar produktivitas tetap terjaga.

Rasa ngantuk bisa timbul kapan saja, termasuk saat belajar, bekerja atau bahkan saat menyetir kendaraan. Gejala yang sering mengiringi rasa ngantuk, termasuk sulit berkonsentrasi dan tidak dapat mengendalikan emosi.

Faktor Penyebab Ngantuk

Rasa ngantuk yang muncul saat beraktivitas pada siang hari umumnya disebabkan oleh beberapa faktor, yakni:

  • Kurang tidur
Beberapa efek kurang tidur, yaitu mudah ngantuk, kesulitan mengendalikan emosi, dan respons melambat. Selain karena kurang tidur, ngantuk juga bisa disebabkan karena terlalu banyak tidur. Menurut penelitian, orang-orang yang tidur lebih dari 8 jam, justru lebih mudah merasa ngantuk keesokan harinya.
  •  Stres dan depresi
Stres dan depresi menyebabkan seseorang sulit tidur nyenyak pada malam hari dan membuat mereka merasa ngantuk pada siang hari. Depresi juga sering dikaitkan dengan beberapa masalah gangguan tidur, misalnya insomnia, apnea tidur obstruktif, dan sindrom kaki gelisah (restless legs syndrome).
  •  Dehidrasi
Kurangnya asupan air minum atau dehidrasi akan membuat tubuh cepat lelah dan rasa ngantuk akan muncul. Air putih sangat penting untuk memastikan semua sistem di dalam tubuh Anda bekerja dengan baik, sekaligus membantu memaksimalkan energi saat melakukan aktivitas fisik.
  • Makan tidak sehat dan konsumsi kafein terlalu banyak
Terlalu sering mengonsumsi makanan yang tidak sehat juga bisa menyebabkan ngantuk, termasuk mengonsumsi kafein dan alkohol terlalu banyak. Untuk itu, usahakan selalu menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan yang bergizi secara teratur.
  • Jarang bergerak
Berdiam diri terlalu lama di depan komputer atau di atas meja akan membuat tubuh merasa lelah dan ngantuk. Untuk mengatasinya, cobalah untuk berolahraga ringan di sela-sela kegiatan Anda di kantor. Dengan begitu, sirkulasi darah di dalam tubuh akan berjalan dengan lancar.

Selain beberapa faktor di atas, Anda juga bisa mudah ngantuk karena penggunaan obat-obatan seperti obat untuk mengatasi penyakit tertentu, seperti hipertensi, asma, atau gangguan jantung. Rasa ngantuk yang muncul juga bisa dipengaruhi oleh kondisi medis seperti anemia, diabetes mellitus, hingga malnutrisi.
Cara Menghilangkan Ngantuk

Cara menghilangkan ngantuk yaitu memperoleh waktu tidur yang cukup setiap hari. Tidur kurang dari 8 jam, dapat menimbulkan rasa ngantuk pada siang hari.

Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan dengan memajukan waktu tidur. Tetapi jika tidak memungkinkan, tidur siang sekitar 30-60 menit dapat membantu menghilangkan ngantuk.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...

Studi : Sarapan dengan Eskrim dapat Tingkatkan Kerja Otak?

Bagi Anda yang bingung sarapan dengan menu pagi di pagi ini, pernah terpikir menu es krim ? Peneliti asal Jepang mengungkapkan makan es krim di pagi hari berpengaruh terhadap kinerja otak dan kesehatan mental. Peneliti dari Kyorin University Tokyo melakukan studi terhadap efek sarapan dengan es krim. Rupanya, sarapan es krim mampu 'membangunkan' otak terutama saat dikonsumsi setelah bangun tidur. Otak akan kaget dan langsung bekerja aktif setelah gigitan pertama es krim masuk dalam mulutmu. Makanan dingin ini juga meningkatkan kapasitas mental seseorang. Jadi, mengonsumsi es krim setelah bangun tidur bisa meningkatkan kerja otak dan kesehatan mental. Peneliti juga melakukan beberapa percobaan untuk memberikan bukti tersebut. Mereka membagi kelompok objek penelitian ke dalam dua bagian. Satu kelompok partisipan diberi es krim setelah bangun di pagi hari. Sedangkan kelompok lainnya tidak diberi. Hasilnya, partisipan yang menyantap es krim saat bangun di pagi hari cenderun...