Langsung ke konten utama

Berhubungan Seks Akan Memperparah Atau Justru Meredakan Migrain, Ya?



Migrain adalah serangan sakit kepala berulang yang diikuti dengan rasa nyeri yang biasanya parah. Migrain sering membuat Anda tidak berdaya dan biasanya menganggu kegiatan Anda, termasuk saat berhubungan seks. Namun, kabar baiknya, seks bisa membantu Anda meredakan migrain. Simak ulasannya di sini.

Bisakah seks meredakan migrain?

Sebuah penelitian melaporkan bahwa seks dapat meredakan migrain untuk beberapa orang yang memiliki sakit kepala berat. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cephalalgia ini menyatakan bahwa aktivitas seksual dapat menghilangkan rasa sakit akibat migrain atau sakit kepala cluster. Beberapa pasien bahkan melaporkan sering berhubungan seks untuk meredakan sakit kepala.

Penelitian ini dilakukan pada 800 pasien migrain dan 200 pasien sakit kepala cluster. Peneliti membagikan kuesioner tentang pengalaman peserta yang berhubungan seks saat sakit kepala menyerang dan bagaimana seks memengaruhi intensitas nyeri.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada lebih dari sepertiga pasien yang berhubungan seks saat sakit kepala. Dua pertiganya merasa sakitnya berkurang.

Sementara bagi pasien sakit kepala cluster, 40% dari orang yang berhubungan seks saat sakit kepala menyerang melaporkan sakitnya mereda. Namun, memang ada juga yang mengatakan bahwa seks dapat menyebabkan sakit kepala cluster semakin parah.

Hal ini diduga karena selama berhubungan seks, khususnya saat mencapai orgasme, endorfin dilepaskan dari otak. Endorfin adalah penghilang rasa sakit alami yang ada di tubuh. Endorfin ini mematikan rasa sakit migrain.

Dr. Alexander Mauskop dari New York Headache Center menyatakan bahwa endorfin adalah bahan kimia yang mirip opiat, berhubungan dengan perasaan bahagia, positif, dan menyimpan sinyal rasa sakit untuk mencapai otak. Tidak seperti obat pereda nyeri, yang bisa memakan waktu hingga 15 menit untuk meredakan migrain, endorfin bekerja secara instan untuk meredakan migrain sebelum semakin parah.
Tak semua orang akan sembuh dari migrain dengan bercinta

Bagi beberapa pasien migrain, seks justru bisa memicu serangan migrain. Tenaga yang dikeluarkan saat seks memberi tekanan pada punggung dan leher sehingga dapat memicu migrain pada orang yang rentan terhadap sakit kepala.

Dr. Green dari Columbia mengatakan bahwa sakit kepala saat berhubungan seks paling sering dilaporkan pada orang dengan migrain karena memang punya kecenderungan genetik untuk mengalami sakit kepala. Seks dapat menyebabkan tiga jenis sakit kepala yang berbeda, yang semuanya dapat memicu migrain yaitu sakit kepala eksplosif, sakit kepala tegang, dan sakit kepala posisional.

Jenis sakit kepala yang paling sering dipicu oleh seks adalah sakit kepala yang eksplosif (yang meledak-ledak), yang terjadi pada puncak orgasme dengan gejala yang mirip dengan pendarahan otak. Sakit kepala tegang biasanya disebabkan oleh stres fisik maupun emosional, termasuk ketegangan yang dipicu oleh seks. Namun, sakit kepala ini biasanya hilang dalam waktu sekitar 20 menit.

Sakit kepala posisional termasuk sulit untuk didiagnosis. Biasanya sakit kepala ini dialami oleh orang yang baru saja menjalani operasi tulang belakang atau mendapatkan bius epidural. Ini adalah salah satu dari prosedur yang dapat menyebabkan robekan pada selaput yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang, yang disebut dura, menyebabkan cairan bocor.

Jika Anda dengan dura robek bangun dari posisi berbaring, kehilangan cairan akan menyebabkan otak kendur, yang akan memicu sakit kepala posisional. Jika Anda berbaring lagi, maka cairan tulang belakang akan menggenang, melindungi otak, dan sakit kepala akan hilang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Abash Terlihat Lelah saat Foto Bareng, Lucinta Luna: Abis 3 Ronde! Dibalas Warganet Gila ya Ini Orang

Kisah asmara  Lucinta Luna  dan  Abash   memang kerap menjadi buah bibir warganet di dunia maya. Seperti potret foto yang baru-baru ini diunggah Lucinta di- feed  Instagramnya. Dari foto tersebut diketahui Lucinta Luna dan pacarnya Abash sedang menikmati jamuan di sebuah restoran mewah. Tak sendiri, mereka juga tampak ditemani salah satu sahabatnya. Sayangnya, banyak warganet justru gagal fokus dengan ekspresi yang ditampilkan Abash. Ini lantaran, kekasih Lucinta Luna terlihat sangat lelah. Seolah menjawab penasaran warganet, Lucinta Luna pun langsung memberikan penjelasan. "Quality time @pranataputri_pranas. Sayangku @a13ash mukanya kelelahan yaa abis 3 ronde,"  ungkap Lucinta Luna. Pengakuan penyanyi lagu  Jom Jom Manjalita  itu tentu langsung diserbu komentar warganet. Selain itu, tak sedikit warganet yang justru tambah penasaran atas ungkapan Lucinta Luna. "Wedang ronde kali ah," ...

Yuk di Simak 5 Fakta Unik Mobil Dari yang Ada 30Ribu Bagian Mobil Hingga Kapan Pertama Kali Tabrakan Mobli Terjadi

Pengetahuan soal  mobil  tidak melulu berkaitan dengan teknis. Hal-hal menarik seperti  fakta unik , malah sering jadi bahasan menarik. Seperti 5 Fakta unik tentang mobil, yang bikin kamut terlihat cerdas ini. 1. Parkir Mobil Seperti dilansir  CarBuzz , 95 persen kehidupan mobil adalah di tempat parkir, lho. Meskipun kita sering terjebak di tengah kemacetan, mobil lebih banyak menghabiskan waktunya dengan terparkir. 2. Penemu Cruise Control Ternyata Tunanetra Faktanya, penemu fitur cruise control yang jamak ditemui di mobil-mobil keluaran terbaru, adalah seorang tunanetra bernama Ralph Teetor. Pria asal Amerika Serikat itu mengalami tunanetra sejak usia 5 tahun. Penemuan Ralph bermula ketika ia sedang bepergian bersama pengacara pribadinya. Lulusan teknik mesin di University of Pennsylvania ini merasa terganggu ketika mobil berjalan dalam kecepatan yang tidak stabil, dan dari situlah ia menciptakan perangkat kontrol kecepatan yang ktia kenal dengan ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...