Langsung ke konten utama

Kenapa Tidur Malam Pakai Kipas Angin Bikin Badan Pegal Linu?

https://pokerdw19.com/

Selain AC (air conditioner), kipas angin juga bisa menunjang kualitas tidur. Saat tidur degan udara yang panas, tubuh jadi mudah berkeringat dan membuat tidur jadi tidak nyaman. Walaupun Anda jadi tidur lebih lelap, tidur malam dengan kipas angin bisa membuat badan pegal linu. Bagaimana bisa?

Manfaat tidur malam dengan kipas angin

 Tidur adalah waktu yang penting bagi tubuh untuk beristirahat. Setelah beraktivitas, semua organ yang ada di dalam tubuh perlu istirahat agar bisa kembali bekerja dengan normal esok harinya. Itulah sebabnya banyak orang yang mendambakan waktu tidur yang nyaman.

Udara panas jadi salah satu penghambat tidur. Nah, untuk mengatasinya Anda dapat menyalakan AC atau kipas angin. Udara sejuk yang dihasilkan oleh kipas angin membuat Anda bisa bernapas lebih leluasa. Kemudian, suara bising yang dihasilkan dari gerakan kipas angin yang stabil ternyata dapat menjadi melodi penghantar tidur bagi orang yang mengalami kesulitan tidur. 

Tidur dengan kipas angin juga bisa membuat badan pegal linu


Udara sejuk memang bisa membuat Anda tidur nyaman, tapi tidak selalu demikian. Udara dingin dapat membuat mulut dan saluran hidung kering karena lebih banyak menguapkan air. Orang dengan alergi pasti akan terganggu dengan kondisi ini apalagi jika udara kamar memang pada dasarnya kering. 

 Selain itu, tidur malam dengan kipas angin juga membuat badan pegal linu keesokkan harinya. Badan akan terasa kaku, apalagi sekitar leher. Kenapa?

Paparan udara dingin dapat memicu otot-otot untuk berkontraksi. Akibatnya, otot akan menjadi tegang dan menyebabkan kekakuan atau kram. Kondisi ini makin memburuk jika bantal atau posisi bantal yang digunakan pada belakang kepala juga tidak sesuai.

 Anda tetap bisa tidur nyaman dan bangun segar dengan kipas angin, asal…

Untuk mencegah pegal linu dan menjaga kenyamanan tidur dengan kipas angin, Anda perlu mengikuti beberapa langkah berikut ini, seperti:
  • Pastikan Anda tidur menggunakan baju dengan bahan yang nyaman
  • Pilih bantal dan posisikan senyaman mungkin
  • Minum segelas air putih sebelum tidur
  • Atur kecepataan kipas, sebaiknya tidak terlalu kencang, yang penting bisa mengatasi udara panas
  • Rajin membersihkan kipas dari debu yang menempel
  • Atur jarak tidur dengan kipas, jangan terlalu dekat karena membuat paparan udara dingin jadi lebih banyak


 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...

Studi : Sarapan dengan Eskrim dapat Tingkatkan Kerja Otak?

Bagi Anda yang bingung sarapan dengan menu pagi di pagi ini, pernah terpikir menu es krim ? Peneliti asal Jepang mengungkapkan makan es krim di pagi hari berpengaruh terhadap kinerja otak dan kesehatan mental. Peneliti dari Kyorin University Tokyo melakukan studi terhadap efek sarapan dengan es krim. Rupanya, sarapan es krim mampu 'membangunkan' otak terutama saat dikonsumsi setelah bangun tidur. Otak akan kaget dan langsung bekerja aktif setelah gigitan pertama es krim masuk dalam mulutmu. Makanan dingin ini juga meningkatkan kapasitas mental seseorang. Jadi, mengonsumsi es krim setelah bangun tidur bisa meningkatkan kerja otak dan kesehatan mental. Peneliti juga melakukan beberapa percobaan untuk memberikan bukti tersebut. Mereka membagi kelompok objek penelitian ke dalam dua bagian. Satu kelompok partisipan diberi es krim setelah bangun di pagi hari. Sedangkan kelompok lainnya tidak diberi. Hasilnya, partisipan yang menyantap es krim saat bangun di pagi hari cenderun...