Langsung ke konten utama

Mata Lelah, Lihat Tanda-tandanya


Setelah berkutat dengan setumpuk pekerjaan seringkali mata Anda terasa berat. Itu menjadi tanda bahwa mata Anda lelah dan tak ada salahnya jika mata Anda diistirahatkan sejenak.

Seperti yang dilansir dari Mayoclinic, Sabtu (6/7/2013), kelelahan mata merupakan suatu kondisi di mana mata lelah akibat penggunaan yang intens dari aktivitas sehari-hari. Misalnya, membaca buku, bekerja di depan komputer, ataupun mengemudi di mana hal itu memerlukan tingkat fokus yang tinggi. Hal ini mungkin sudah menjadi hal yang biasa, namun apabila tidak ditangani dengan baik, aktifitas Anda dapat terganggu.

Gejala

Apabila mata Anda butuh istirahat, gejala-gejala berikut ini yang akan Anda rasakan:

    Mata terasa kering, perih, dan gatal
    Mata terasa berat dan terkadang berair
    Penglihatan tidak bisa fokus
    Penglihatan menjadi kabur atau ganda
    Sensitif terhadap cahaya
    Sakit pada kepala, leher, punggung, dan bahu

Penyebab
Salah satu faktor yang paling sering menyebabkan mata lelah adalah penggunaan perangkat elektronik digital dalam jangka waktu yang lama. Misalnya, komputer. Namun, tak hanya itu saja, beberapa hal sepele berikut ini juga menyebabkan kelelahan pada mata.

    Membaca dan mengemudi yang memerlukan tingkat fokus penglihatan yang tinggi
    Sering terkena cahaya yang terlalu terang atau silau akan menyebabkan mata Anda terasa tegang.
    Berusaha melihat dalam cahaya yang sangat redup
    Berada pada tempat yang udaranya sangat kering atau sangat dingin

Pengobatan

Kelelahan pada mata tidak memerlukan penanganan yang serius. Cukup dengan mengistirahatkan mata, rasa lelah itu pun akan hilang. Namun, apabila mata Anda terasa berat dalam kurun waktu yang lama, biasanya dokter akan menganjurkan untuk menggunakan kacamata.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa penggunaan komputer merupakan penyebab umum kelelahan mata, terdapat beberapa tips agar mata Anda tidak cepat lelah saat bekerja di depan komputer:

    Atur jarak mata dengan layar komputer. 50 sampai 100 cm merupakan jarak yang ideal bagi mata Anda.
    Kurangi cahaya pada komputer agar mata Anda tidak cepat tegang dan lelah.
    Letakkan keyboard tepat di depan Anda. Jangan miring, terlalu rendah, dan tinggi. Hal ini akan menimbulkan ketidaknyamanan dan rasa lelah pada mata dan pergelangan tangan Anda.
    Bahan referensi harus diletakkan di samping Anda, sejajar dengan keyboard agar mata dan leher Anda tidak lelah.

Tak hanya itu saja, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan rasa lelah pada mata, misalnya dengan mengedipkan mata. Berkedip akan menghasilkan air yang akan melembabkan dan menyegarkan mata Anda.

Selain itu Anda juga dapat menggunakan tetes mata untuk melembabkan mata Anda yang kering. Kelenjar air mata juga dapat dirangsang dengan pijatan lembut pada kelopak mata dan otot atas alis, dan atas pipi Anda. Lakukan hal ini maksimal dua kali sehari selama 10 detik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...

Studi : Sarapan dengan Eskrim dapat Tingkatkan Kerja Otak?

Bagi Anda yang bingung sarapan dengan menu pagi di pagi ini, pernah terpikir menu es krim ? Peneliti asal Jepang mengungkapkan makan es krim di pagi hari berpengaruh terhadap kinerja otak dan kesehatan mental. Peneliti dari Kyorin University Tokyo melakukan studi terhadap efek sarapan dengan es krim. Rupanya, sarapan es krim mampu 'membangunkan' otak terutama saat dikonsumsi setelah bangun tidur. Otak akan kaget dan langsung bekerja aktif setelah gigitan pertama es krim masuk dalam mulutmu. Makanan dingin ini juga meningkatkan kapasitas mental seseorang. Jadi, mengonsumsi es krim setelah bangun tidur bisa meningkatkan kerja otak dan kesehatan mental. Peneliti juga melakukan beberapa percobaan untuk memberikan bukti tersebut. Mereka membagi kelompok objek penelitian ke dalam dua bagian. Satu kelompok partisipan diberi es krim setelah bangun di pagi hari. Sedangkan kelompok lainnya tidak diberi. Hasilnya, partisipan yang menyantap es krim saat bangun di pagi hari cenderun...