Langsung ke konten utama

Penis Kurang Keras Meski Sudah Ereksi

https://pokerdw19.com/

Ereksi penis yang normal adalah hasil dari interaksi kompleks antara mental, sistem pusat perifer saraf, hormon, pembuluh darah, dan otot penis. Penis yang tidak keras meski sudah kadang disebabkan oleh faktor kesehatan fisik maupun psikologis. Pada dasarnya, pria juga makhluk emosional dan sensitif, kerja jantung dan otak mereka saling terhubung. Bahkan, pikiran dan perasaan mereka mendorong kemampuan mereka untuk terangsang, mempertahankan ereksi, dan hingga menyebabkan mengapa ereksi penis menjadi “lembek”. Maka itu, ereksi tidak keras dapat disebabkan oleh beberapa hal tertentu antara lain seperti di bawah ini.

1. Anda kurang vitamin D

Sebuah studi 2014 yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine menemukan, bahwa pria yang “tidak bisa keras” memiliki kadar vitamin D lebih rendah dibandingkan pria yang keras dan tahan lama saat ereksi. Setelah diteliti, nyatanya pada tubuh pria kekurangan vitamin D, guna memperlancar peredaran darah.

Sumber vitamin D bisa Anda dapatkan dengan berjemur di bawah hangat sinar matahari pagi. Dapatkan juga kandungan vitamin D pada sereal oatmeal, roti dan bahkan pada telur dan daging salmon.

2. Kurang minum kopi

Pada sebuah penelitian University of Texas Health Science Center, 42% pria yang minum kopi kurang dari 2 gelas per hari, memungkinkan  memiliki ereksi yang tidak normal.

Mengapa kurang minum kopi bisa membuat ereksi tidak keras? Sebabnya, kafein membantu memunculkan rileks pembuluh darah dan otot dalam penis, sehingga membantu meningkatkan aliran darah saat Anda menginginkan ejakulasi.

3. Menderita penyakit yang memicu risiko impotensi

Penyakit tertentu bisa menjadi penyebab umum impotensi atau membuat ereksi tidak keras. Diabetes adalah salah satu diagnosis penyakit yang dapat mematahkan kejantanan pria. Hal lainnya juga bisa dipicu karena obat-obatan yang sedang dikonsumi, dikutip dari penelitian yang dipublikasikan oleh Annals of Family Medicine.

4. Sedang tidak mood

Penis dan pikiran pria, pada dasarnya memiliki “perasaan” yang sama. Ereksi penis yang tidak keras bisa disebabkan oleh kondisi “mood” yang tidak sesuai. Contohnya antara lain karena, depresi, cemas  dan stres. Ingat, penis dan pikiran pria itu adalah satu kesatuan stimulan yang terhubung.

Untuk hal ini, demi menghindari pasangan Anda kecewa, baiknya Anda jujur dan terbuka. Komunikasikan perasaan Anda yang menghambat ereksi tidak berjalan dengan normal. Minta pengertian, dan setelah perasaan dapat dikendalikan, Anda bisa lagi memulai usaha agar ereksi berjalan normal.

Yang harus dilakukan jika ereksi penis  “lembek”


Ereksi tidak keras bukan berarti Anda mengalami disfungsi ereksi. Ada faktor jangka panjang dan jangka pendek yang bisa menyebabkan ereksi Anda tidak normal. Jika ereksi Anda menganggu kualitas hubungan seksual Anda, disarankan untuk tidak perlu malu berobat ke dokter yang kompeten dalam menangani masalah seksual. Sangat tidak dianjurkan membeli atau meminum obat kuat yang dijual di pasaran tanpa resep dokter, karena Anda tidak akan tahu risiko kedepannya.

Lakukan olahraga, yang menjadi salah satu cara untuk menunjang kebugaran tubuh agar ereksi menjadi normal kembali. Makan-makanan yang bersih dan sehat kandungannya. Yang terpenting hindari alkohol dan rokok yang jelas-jelas menjadi penyebab disfungsi ereksi permanen

Baca Juga

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...

Studi : Sarapan dengan Eskrim dapat Tingkatkan Kerja Otak?

Bagi Anda yang bingung sarapan dengan menu pagi di pagi ini, pernah terpikir menu es krim ? Peneliti asal Jepang mengungkapkan makan es krim di pagi hari berpengaruh terhadap kinerja otak dan kesehatan mental. Peneliti dari Kyorin University Tokyo melakukan studi terhadap efek sarapan dengan es krim. Rupanya, sarapan es krim mampu 'membangunkan' otak terutama saat dikonsumsi setelah bangun tidur. Otak akan kaget dan langsung bekerja aktif setelah gigitan pertama es krim masuk dalam mulutmu. Makanan dingin ini juga meningkatkan kapasitas mental seseorang. Jadi, mengonsumsi es krim setelah bangun tidur bisa meningkatkan kerja otak dan kesehatan mental. Peneliti juga melakukan beberapa percobaan untuk memberikan bukti tersebut. Mereka membagi kelompok objek penelitian ke dalam dua bagian. Satu kelompok partisipan diberi es krim setelah bangun di pagi hari. Sedangkan kelompok lainnya tidak diberi. Hasilnya, partisipan yang menyantap es krim saat bangun di pagi hari cenderun...