Langsung ke konten utama

Raffi Ahmad Sudah Periksakan Benjolan di Lehernya, Begini Hasilnya

 Raffi Ahmad

Belum lama ini terdengar kabar bahwa Raffi Ahmad mengalami benjolan di lehernya. Raffi pun akhirnya mengklarifikasi bahwa benjolan itu tidak terlalu mengkhawatirkan.

Raffi mengatakan bahwa dia memang mengalami gangguan suara karena serak dan timbul benjolan. Dia merasakannya sejak dua tahun belakangan ini.

"Kalau ini kan cuma masalah pita suara saja sih. Dulu kan enggak terlalu khawatir tapi kan enggak hilang-hilang sudah dua tahun lebih enggak balik-balik. Ternyata memang harus istirahat," ujar dia di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu, 10 Juli 2019.

Suami Nagita Slavina telah memeriksa kondisinya ke pihak medis. Dia mengatakan bahwa ada benjolan di bagian pita suara.

"Benjolan di pita suara. Karena memang over used. Tapi belum dicek lebih detail lagi. Nanti masih tunggu kabar juga sih. Sayanya masih belum ada waktu buat periksa. Tadinya mau coba cek di dokter di Indonesia juga, mungkin nanti mau ke luar juga untuk perbandingan saja, tapi belum," tutur dia.

Ayah satu ini tak terlalu memperbesar hal tersebut sehingga menjadi beban. Baginya dia memang mengalami suara yang serak seperti tak pernah kembali lagi.

"Ini karena suara serak saja. Suaranya enggak balik-balik. Kan kalau misal suara serak terus, tenggorokan jadi radang terus," tuturhost Pesbukers itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Yuk di Simak 5 Fakta Unik Mobil Dari yang Ada 30Ribu Bagian Mobil Hingga Kapan Pertama Kali Tabrakan Mobli Terjadi

Pengetahuan soal  mobil  tidak melulu berkaitan dengan teknis. Hal-hal menarik seperti  fakta unik , malah sering jadi bahasan menarik. Seperti 5 Fakta unik tentang mobil, yang bikin kamut terlihat cerdas ini. 1. Parkir Mobil Seperti dilansir  CarBuzz , 95 persen kehidupan mobil adalah di tempat parkir, lho. Meskipun kita sering terjebak di tengah kemacetan, mobil lebih banyak menghabiskan waktunya dengan terparkir. 2. Penemu Cruise Control Ternyata Tunanetra Faktanya, penemu fitur cruise control yang jamak ditemui di mobil-mobil keluaran terbaru, adalah seorang tunanetra bernama Ralph Teetor. Pria asal Amerika Serikat itu mengalami tunanetra sejak usia 5 tahun. Penemuan Ralph bermula ketika ia sedang bepergian bersama pengacara pribadinya. Lulusan teknik mesin di University of Pennsylvania ini merasa terganggu ketika mobil berjalan dalam kecepatan yang tidak stabil, dan dari situlah ia menciptakan perangkat kontrol kecepatan yang ktia kenal dengan ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...