Langsung ke konten utama

Seorang Manajer McDonald's Terluka Akibat Serangan yang Dilakukan Pengunjung

Kurangnya rasa menghargai membuat kita terkadang bertindak sesuka hati kita tanpa memikirkan perasaan orang lain. Seperti kejadian yang terjadi di McDonald's ini, seorang pengunjung marah dan melalukan tindakan kasar terhadap sang manager hingga membuat luka fisik pada sang manager.

Jordan, yang saat ini bertugas sebagai manager malam mengatakan pada Glidwell si pembeli agar bersabar menunggu sesuai antrian dan hargai para staf yang bekerja serta para pengunjung lain. Tapi sepertinya Glidwell tidak peduli karna setelah itu ia langsung turun dari mobil dan mendekati jendela drive-thru untuk melakukan penyerangan.

Hasil gambar untuk drive thru mcd

Karena kejadian itu ibu korban melapor ke polisi dan meminta agar pelaku di hukum seberat-beratnya karena telah melukai fisik dan hati anaknya yaitu sana manager. Apalagi karena perbedaan warna kulit , si pelaku makin tidak menghargai korban.

Kejadian ini terjadi di Tennessee , menurut hukum yang berlaku tuduhan atas tindak kekerasan terhadap orang lain mau dengan senjata ataupun tidak akan tetap dihukum. Hukuman yang dijatuhkan tergantung seberapa parah tindak kejahatannya , bisa 11 bulan penjara atau smapi 12 tahun penjara.

Karena itu apa pun yang kita lakukan wajib menghargai orang lain, jika kita menganggap itu lelucon tapi tidak dengan orang lain. Penting untuk menghargai orang lain , karna itu juga bisa menjadi bekal kita untuk kedepannya , dengan menghargai kita juga akan lenih di hargai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Yuk di Simak 5 Fakta Unik Mobil Dari yang Ada 30Ribu Bagian Mobil Hingga Kapan Pertama Kali Tabrakan Mobli Terjadi

Pengetahuan soal  mobil  tidak melulu berkaitan dengan teknis. Hal-hal menarik seperti  fakta unik , malah sering jadi bahasan menarik. Seperti 5 Fakta unik tentang mobil, yang bikin kamut terlihat cerdas ini. 1. Parkir Mobil Seperti dilansir  CarBuzz , 95 persen kehidupan mobil adalah di tempat parkir, lho. Meskipun kita sering terjebak di tengah kemacetan, mobil lebih banyak menghabiskan waktunya dengan terparkir. 2. Penemu Cruise Control Ternyata Tunanetra Faktanya, penemu fitur cruise control yang jamak ditemui di mobil-mobil keluaran terbaru, adalah seorang tunanetra bernama Ralph Teetor. Pria asal Amerika Serikat itu mengalami tunanetra sejak usia 5 tahun. Penemuan Ralph bermula ketika ia sedang bepergian bersama pengacara pribadinya. Lulusan teknik mesin di University of Pennsylvania ini merasa terganggu ketika mobil berjalan dalam kecepatan yang tidak stabil, dan dari situlah ia menciptakan perangkat kontrol kecepatan yang ktia kenal dengan ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...