Langsung ke konten utama

4 Langkah Bijak Menghadapi Pasangan yang Bau Mulut


Banyak orang memilih “telan pahit” ketimbang berbicara jujur saat menghadapi pasangan yang punya masalah bau mulut. Sekuat apa pun Anda bertahan, bau mulut sangat mungkin memengaruhi kemesraan Anda dengan pasangan. Namun, jangan khawatir. Anda dapat memberi tahu pasangan bahwa bau mulut mereka cukup mengganggu dengan pendekatan yang bijak.

Pasangan bau mulut? Coba cara ini!

Berikut sejumlah cara bijak yang bisa dilakukan untuk menghadapi pasangan yang bau mulut.

1. Jujur saja

Bau mulut adalah masalah yang sensitif. Rasanya hampir setiap orang tidak siap menerima kenyataan bahwa bau mulut mereka tak sedap.

Namun, Anda tetap harus berkata jujur di depan pasangan. Jangan biarkan uneg-uneg ini Anda simpan sendiri. Apalagi bila masalah ini sampai membuat Anda enggan untuk mencium, memeluk, atau berhubungan seks dengan pasangan.

Daripada si dia harus mendengar dari bos atau teman-temannya, lebih baik bila mendengarnya langsung dari mulut Anda, ‘kan?

2. Cari faktor pemicunya

Anda memang harus berkata jujur, tapi pastikan cara Anda melakukannya tepat.

Sebelum memberi tahu pasangan, sebaiknya Anda mengetahui apa penyebab bau mulutnya. Pasalnya, bau mulut dapat dipicu oleh banyak faktor. Selain kebersihan mulut yang buruk, bau mulut juga bisa disebabkan karena pasangan jarang minum air putih.

Kenapa? Asupan cairan yang rendah dapat menyebabkan mulut kering. Jika mulut kering, maka bakteri dan kuman lebih mudah untuk berkembang biak di dalam mulut. Nah, bakteri dan kuman inilah yang menyebabkan bau tidak sedap.

Makanan yang dimakan pasangan juga bisa jadi penyebab bau mulut. Coba teliti lagi, apa pasangan Anda penggemar berat jengkol, petai, durian, atau bawang putih? Jika ya, bau tak sedap yang keluar dari mulutnya bisa jadi berasal dari berbagai jenis makanan tersebut.

Di sisi lain, masalah medis tertentu juga bisa menyebabkan bau mulut tak sedap. Bau mulut karena gejala dari kondisi medis biasanya sangat tidak sedap dan cenderung tidak bisa hilang begitu saja.

3. Bicaralah dengan hati-hati

Sudah bekali diri dengan sejumlah informasi penyebab bau mulut? Kini saat Anda bersiap untuk berbicara langsung di depan pasangan.

Meski pasangan Anda orang yang humoris, Anda tetap harus berhati-hati ketika mengajaknya bicara soal hal sensitif ini. Pikirkan dengan baik setiap kata-kata yang akan keluar dari mulut Anda.

Pastikan Anda tidak membahas masalah ini di depan orang lain. Ajaklah pasangan bicara berdua di waktu senggang. Jangan langsung mengkritik, menyerang, atau memojokkan pasangan. Mulailah percakapan dengan intonasi yang lemah lembut dan kata-kata yang positif.

Misalnya begini, “Eh, aku punya rekomendasi obat kumur bagus, lho! Cobain deh, dijamin napas kamu jadi lebih segar kalau habis pakai obat kumur ini.”

4. Ajak pasangan ke dokter gigi

Barang kali pasangan Anda sudah tahu bahwa dirinya punya bau mulut yang mengganggu. Namun, karena malu maka ia enggan untuk periksa ke dokter gigi.

Padahal, periksa ke dokter gigi merupakan langkah bijak untuk mengobati bau mulut. Maka itu, jangan ragu mengajak pasangan ke dokter gigi untuk memeriksakan kesehatan mulutnya. .

Dokter gigi akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mencari tahu penyebab bau mulut yang dimiliki pasangan. Dokter juga akan memberi tahu cara merawat dan membersihkan gigi dengan baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...

Studi : Sarapan dengan Eskrim dapat Tingkatkan Kerja Otak?

Bagi Anda yang bingung sarapan dengan menu pagi di pagi ini, pernah terpikir menu es krim ? Peneliti asal Jepang mengungkapkan makan es krim di pagi hari berpengaruh terhadap kinerja otak dan kesehatan mental. Peneliti dari Kyorin University Tokyo melakukan studi terhadap efek sarapan dengan es krim. Rupanya, sarapan es krim mampu 'membangunkan' otak terutama saat dikonsumsi setelah bangun tidur. Otak akan kaget dan langsung bekerja aktif setelah gigitan pertama es krim masuk dalam mulutmu. Makanan dingin ini juga meningkatkan kapasitas mental seseorang. Jadi, mengonsumsi es krim setelah bangun tidur bisa meningkatkan kerja otak dan kesehatan mental. Peneliti juga melakukan beberapa percobaan untuk memberikan bukti tersebut. Mereka membagi kelompok objek penelitian ke dalam dua bagian. Satu kelompok partisipan diberi es krim setelah bangun di pagi hari. Sedangkan kelompok lainnya tidak diberi. Hasilnya, partisipan yang menyantap es krim saat bangun di pagi hari cenderun...