Langsung ke konten utama

Google Kembangkan Pendeteksi Canggih Untuk Gagal Ginjal

Gagal ginjal merupakan penyakit yang cukup berkontribusi dalam angka kematian di beberapa negara. Gagal ginjal merupakan 'silent killer', di mana tidak ada gejala signifikan sebelumnya dan sulit dideteksi.

Kini, perusahaan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan milik Google yang bernama DeepMind telah mengembangkan kecerdasan buatan yang dapat mendeteksi penyakit gagal ginjal.

Dikutip dari The Sun, DeepMind dapat mendeteksi gagal ginjal pada seseorang dari analisis 600.000 titik data, meliputi tes darah, detak jantung, dan tekanan darah. Sementara itu, para ilmuwan DeepMind menemukan 9 dari 10 kasus gagal jantung paling serius.

Kecerdasan buatan ini dinilai cukup dapat diandalkan mengingat tidak ada metode standar untuk memprediksi penyakit ini. Karena kebanyakan pasien dengan gagal ginjal dideteksi saat kondisinya sudah cukup parah.

Gambar terkait

Dr. Dom King, dari DeepMind Health mengatakan bahwa kemajuan teknologi DeepMind ini dapat mengubah perawatan dan pengobatan pada pasien nantinya diberikan. Semakin awal dideteksi, maka pengobatannya pun akan lebih ringan.

"Sangat membingungkan bagi saya sebagai dokte. Dalam beberapa hal, sistem AI ini hampir melakukan apa yang dilakukan oleh dokter ahli," ungkapnya.

AI DeepMind ini telah diujicobakan di Royal Free Hospital di London dengan hasil empat kali lebih kecil kemungkinannya melewatkan deteksi gagal ginjal dibandingkan metode biasa. Bahkan menurut catatan, deteksi gagal ginjal dengan DeepMind hanya memakan waktu 14 menit.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Abash Terlihat Lelah saat Foto Bareng, Lucinta Luna: Abis 3 Ronde! Dibalas Warganet Gila ya Ini Orang

Kisah asmara  Lucinta Luna  dan  Abash   memang kerap menjadi buah bibir warganet di dunia maya. Seperti potret foto yang baru-baru ini diunggah Lucinta di- feed  Instagramnya. Dari foto tersebut diketahui Lucinta Luna dan pacarnya Abash sedang menikmati jamuan di sebuah restoran mewah. Tak sendiri, mereka juga tampak ditemani salah satu sahabatnya. Sayangnya, banyak warganet justru gagal fokus dengan ekspresi yang ditampilkan Abash. Ini lantaran, kekasih Lucinta Luna terlihat sangat lelah. Seolah menjawab penasaran warganet, Lucinta Luna pun langsung memberikan penjelasan. "Quality time @pranataputri_pranas. Sayangku @a13ash mukanya kelelahan yaa abis 3 ronde,"  ungkap Lucinta Luna. Pengakuan penyanyi lagu  Jom Jom Manjalita  itu tentu langsung diserbu komentar warganet. Selain itu, tak sedikit warganet yang justru tambah penasaran atas ungkapan Lucinta Luna. "Wedang ronde kali ah," ...

Yuk di Simak 5 Fakta Unik Mobil Dari yang Ada 30Ribu Bagian Mobil Hingga Kapan Pertama Kali Tabrakan Mobli Terjadi

Pengetahuan soal  mobil  tidak melulu berkaitan dengan teknis. Hal-hal menarik seperti  fakta unik , malah sering jadi bahasan menarik. Seperti 5 Fakta unik tentang mobil, yang bikin kamut terlihat cerdas ini. 1. Parkir Mobil Seperti dilansir  CarBuzz , 95 persen kehidupan mobil adalah di tempat parkir, lho. Meskipun kita sering terjebak di tengah kemacetan, mobil lebih banyak menghabiskan waktunya dengan terparkir. 2. Penemu Cruise Control Ternyata Tunanetra Faktanya, penemu fitur cruise control yang jamak ditemui di mobil-mobil keluaran terbaru, adalah seorang tunanetra bernama Ralph Teetor. Pria asal Amerika Serikat itu mengalami tunanetra sejak usia 5 tahun. Penemuan Ralph bermula ketika ia sedang bepergian bersama pengacara pribadinya. Lulusan teknik mesin di University of Pennsylvania ini merasa terganggu ketika mobil berjalan dalam kecepatan yang tidak stabil, dan dari situlah ia menciptakan perangkat kontrol kecepatan yang ktia kenal dengan ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...