Langsung ke konten utama

Inter Milan Siap Gagalkan Kepindahan Dybala ke Manchester United



Juventus Vs AC MIlan

Transfer Paulo dybala ke Manchester United yang melibatkan pertukaran dengan Romelu Lukaku belum juga mencapai titik temu. Inter Milan dikabarkan akan memanfaatkan situasi tersebut untuk mencoba membajak Dyabla ke San Siro. 
Seperti dilansir Football Italia, Kamis (1/8/2019), Dybala tak tertarik pindah ke Old Trafford sebagai bagian pertukaran dengan Lukaku. 
Pemain Argentina itu dikabarkan mau mempertimbangkan pindah ke Manchester United jika mendapat gaji besar. Dia menuntut gaji lebih besar daripada yang diperoleh Paul Pogba. Kabarnya Dybala meminta 350 pounds (Rp 5,89 miliar) per pekan dan bonus. 
Permintaan gaji tinggi tersebut kemungkinan akan membuat Setan Merah berpikir ulang. Apalagi, Manchester United baru saja menaikkan gaji beberapa pemain. Memberi gaji ke Dybala lebih besar daripada Pogba juga bisa mengganggu kondisi tim. 
Menurut The Corriere dello Sport, Inter Milan akan memanfaatkan kesimpangsiuran tersebut. Ketertarikan Nerazzurri terhadap Paulo dybala bukan hal baru. Beppe Marotta, yang kini menjadi Direktur Inter Milan, merupakan sosok yang membawa Dybala dari Palermo ke Juventus.
Inter Milan Masih Kesal
Inter Milan dikabarkan juga masih kesal dengan langkah Juventus untuk memboyong Lukaku melalui skenario pertukaran dengan Dybala. 
Sudah menjadi rahasia umum pelatih Inter Milan, Antonio Conte, sudah lama mengincar Lukaku. Inter Milan bahkan sudah dua kali menyodorkan tawaran ke MU. 
Namun, harga yang diberikan Inter Milan belum sesuai dengan banderol yang diminta MU. Klub berjuluk La Beneamata tersebut akhirnya memilih mundur. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Yuk di Simak 5 Fakta Unik Mobil Dari yang Ada 30Ribu Bagian Mobil Hingga Kapan Pertama Kali Tabrakan Mobli Terjadi

Pengetahuan soal  mobil  tidak melulu berkaitan dengan teknis. Hal-hal menarik seperti  fakta unik , malah sering jadi bahasan menarik. Seperti 5 Fakta unik tentang mobil, yang bikin kamut terlihat cerdas ini. 1. Parkir Mobil Seperti dilansir  CarBuzz , 95 persen kehidupan mobil adalah di tempat parkir, lho. Meskipun kita sering terjebak di tengah kemacetan, mobil lebih banyak menghabiskan waktunya dengan terparkir. 2. Penemu Cruise Control Ternyata Tunanetra Faktanya, penemu fitur cruise control yang jamak ditemui di mobil-mobil keluaran terbaru, adalah seorang tunanetra bernama Ralph Teetor. Pria asal Amerika Serikat itu mengalami tunanetra sejak usia 5 tahun. Penemuan Ralph bermula ketika ia sedang bepergian bersama pengacara pribadinya. Lulusan teknik mesin di University of Pennsylvania ini merasa terganggu ketika mobil berjalan dalam kecepatan yang tidak stabil, dan dari situlah ia menciptakan perangkat kontrol kecepatan yang ktia kenal dengan ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...