Langsung ke konten utama

Sapi Kurban Jokowi di Gunungkidul Berontak, Seorang Warga Cedera

Sapi Kurban Jokowi di Gunungkidul Berontak, Seorang Warga Cedera

Warga Dusun Watugilang B, Desa Mulusan, Kecamatan Paliyan, Gunungkidul menyembelih sapi sumbangan Presiden Jokowi di Masjid Nurma'unah. Sapi seberat 1,1 ton tersebut sempat memberontak saat akan disembelih hingga mencederai seorang warga.

Pantauan detikcom, sesampainya di Masjid Nurma'unah, warga langsung melilitkan tali tampar berwarna oranye pada tubuh sapi berjenis simmental. Selanjutnya, dengan teknik tertentu, belasan warga langsung menarik tali tersebut hingga sapi jatuh ke lantai.

Setelah terjatuh di lantai, warga langsung berupaya mengikat kaki sapi tersebut. Selanjutnya warga mulai menempatkan kepala sapi pada sebuah lubang yang berfungsi menampung darah saat penyembelihan.

Namun, karena ukuran tubuh sapi yang sangat besar dan sempat memberontak, membuat warga harus mengeluarkan tenaga ekstra saat menempatkan sapi tersebut. Bahkan, karena pergerakan sapi yang sulit diprediksi, membuat salah seorang warga terkena tendangan saat berusaha menarik tali yang melilit kaki sapi tersebut.

Akibat tendangan kaki sapi, pria berkaus hitam itu tersungkur di lantai. Beruntung pria tersebut tidak mengalami luka parah dan hanya mengalami luka di kaki sebelah kanan.

Ketua Takmir Masjid Nurma'unah, Sumarno, mengatakan bahwa khusus penyembelihan sapi sumbangan Presiden Jokowi melibatkan belasan warga. Hal itu karena ukuran sapi yang sangat besar.

"Ini tadi ada sekitar 12 orang yang ikut menjagal sapi (sumbangan Jokowi), karena sapinya cukup kuat tadi," ucapnya saat ditemui di Masjid Nurma'unah, Dusun Watugilang B, Desa Mulusan, Kecamatan Paliyan, Gunungkidul, Minggu (11/8/2019) siang.

"Selain itu, tadi sempat terhambat karena alat yang kurang kuat, tapi alhamdulilah proses penyembelihan bisa dilaksanakan," imbuh Sumarno.


Terkait satu orang yang mengalami cedera saat proses penyembelihan, Sumarno menuturkan bahwa korban hanya mengalami cedera ringan pada kaki sebelah kanan. Menurutnya, hal itu terjadi karena salah posisi saat menarik tali yang melilit sapi tersebut.

"Satu orang terluka karena tadi salah posisi (saat menarik tali yang melilit sapi sumbangan Presiden Jokowi), dia mengalami cedera ringan pada kaki kanan," ucapnya.

Sumarno menambahkan, bahwa daging sapi sumbangan Presiden Jokowi ini akan dibagikan kepada ratusan warga. "Dagingnya nanti akan dibagikan ke 350 warga yang berada lingkungan Masjid (Nurma'unah). Terus daging kurban (sapi sumbangan Jokowi) juga kami bagikan ke luar Watugilang B, karena ada 13 proposal yang masuk ke kami," ucapnya.

Bupati Kabupaten Gunungkidul, Badingah berharap agar daging kurban sumbangan Presiden Jokowi ini dapat didistribusikan ke seluruh warga yang betul-betul membutuhkan.

"Semoga daging kurban ini bisa dibagikan secara merata ke warga yang tidak mampu," katanya saat ditemui di Masjid Nurma'unah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Abash Terlihat Lelah saat Foto Bareng, Lucinta Luna: Abis 3 Ronde! Dibalas Warganet Gila ya Ini Orang

Kisah asmara  Lucinta Luna  dan  Abash   memang kerap menjadi buah bibir warganet di dunia maya. Seperti potret foto yang baru-baru ini diunggah Lucinta di- feed  Instagramnya. Dari foto tersebut diketahui Lucinta Luna dan pacarnya Abash sedang menikmati jamuan di sebuah restoran mewah. Tak sendiri, mereka juga tampak ditemani salah satu sahabatnya. Sayangnya, banyak warganet justru gagal fokus dengan ekspresi yang ditampilkan Abash. Ini lantaran, kekasih Lucinta Luna terlihat sangat lelah. Seolah menjawab penasaran warganet, Lucinta Luna pun langsung memberikan penjelasan. "Quality time @pranataputri_pranas. Sayangku @a13ash mukanya kelelahan yaa abis 3 ronde,"  ungkap Lucinta Luna. Pengakuan penyanyi lagu  Jom Jom Manjalita  itu tentu langsung diserbu komentar warganet. Selain itu, tak sedikit warganet yang justru tambah penasaran atas ungkapan Lucinta Luna. "Wedang ronde kali ah," ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...

Ingat 6 Tips Ini Agar Anda Tidak Mudah Jatuh atau Terpeleset di Rumah

Setiap orang pasti pernah terjatuh atau terpeleset setidaknya sekali seumur hidup. Entah terjungkal dari posisi berdiri ke duduk, terpeleset saat lari, atau tergelincir jatuh saat turun tangga. Ketelodoran ini tidak melulu masalah lansia. Apalagi memang jika suka kurang awas dengan keadaan sekitar saat berjalan. Anda juga sering jatuh? Tenang… Nyatanya ada berbagai cara mudah, kok, untuk mencegah jatuh dan terpeleset! Simak rahasianya di sini. Kiat jitu mencegah jatuh dan terpeleset Berikut beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mencegah jatuh dan terpeleset. 1. Pastikan pencahayaan ruangan bagus Kebanyakan orang gampang terpeleset karena kurang awas dengan lingkungan sekitarnya yang remang-remang. Bila perlu, pasanglah bola lampu yang lebih terang buat di setiap ruangan. Terutama di area tangga, lorong-lorong sempit, juga ruangan yang rentan lembap seperti kamar mandi dan dapur. Rumah yang terang karena pencahayaannya memadai membantu Anda melihat sekitar den...