Langsung ke konten utama

Siapa Sangka Membaca Cerita Horor Bermanfaaat Bagi Kesehatan

Cerita horor KKN (Kuliah Kerja Nyata) di desa Penari tengah ramai diperbincangkan dan jadi viral di media sosial. Kisah yang menceritakan tentang sekelompok mahasiswa yang diganggu oleh jin di desa setempat saat mengerjakan tugas pengabdian masyarakat itu pun menimbulkan ketakutan bagi para pembacanya.

Meskipun selalu bikin merinding ketakutan, rupanya membaca cerita horor memiliki manfaat bagi kesehatan dan kejiwaan wanita. Ternyata film dan cerita horor serta thriller sangat baik untuk wanita. 

Beberapa peneliti berpendapat bahwa cerita yang menegangkan memiliki dampak positif untuk psikologi dan membantu wanita mendapatkan pengalaman hidup yang berharga. Jika kamu merasa ketakutan setelah membaca cerita horor KKN di Desa Penari, itu hanya karena fobia yang berlebihan.

Saat otak bereaksi pada sebuah keadaan yang berbahaya atau menegangkan, otak akan menghasilkan energi tambahan yang diarahkan pada keaktifan neurotransmiter (glutamat, dopamin dan serotonin). Akibatnya, tubuh berada dalam keadaan waspada untuk beberapa waktu.

Hasil gambar untuk kkn desa penari

Selain itu, sinyal ancaman yang melewati hypothalamus (bagian otak yang berkaitan dengan sistem glandular di tubuh) akan menstimulasi kelenjar adrenal untuk memproduksi adrenalin, kemudian menghasilkan opiates, yang ternyata memiliki efek anestesi (pembiusan). Saat reaksi phobic menurun di titik ini, akhir cerita horor bisa memberikan pengalaman positif yang adaptif saat wanita menghadapi sebuah situasi serius atau bahaya.

Setelah semua ketegangan dan rasa waspada yang kamu rasakan, satu setengah jam setelah cerita berakhir, sistem tubuh pun menjadi lebih tenang. Pada saat itulah sistem imun menjadi lebih kuat untuk sementara waktu.

Jika kamu merasa akan mengalami ketakutan parah, tidak disarankan untuk membaca cerita horor. Namun, jika kamu cukup berani tidak ada salahnya untuk mencoba membaca cerita atau menonton film horor karena ada manfaatnya bagi kesehatan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Yuk di Simak 5 Fakta Unik Mobil Dari yang Ada 30Ribu Bagian Mobil Hingga Kapan Pertama Kali Tabrakan Mobli Terjadi

Pengetahuan soal  mobil  tidak melulu berkaitan dengan teknis. Hal-hal menarik seperti  fakta unik , malah sering jadi bahasan menarik. Seperti 5 Fakta unik tentang mobil, yang bikin kamut terlihat cerdas ini. 1. Parkir Mobil Seperti dilansir  CarBuzz , 95 persen kehidupan mobil adalah di tempat parkir, lho. Meskipun kita sering terjebak di tengah kemacetan, mobil lebih banyak menghabiskan waktunya dengan terparkir. 2. Penemu Cruise Control Ternyata Tunanetra Faktanya, penemu fitur cruise control yang jamak ditemui di mobil-mobil keluaran terbaru, adalah seorang tunanetra bernama Ralph Teetor. Pria asal Amerika Serikat itu mengalami tunanetra sejak usia 5 tahun. Penemuan Ralph bermula ketika ia sedang bepergian bersama pengacara pribadinya. Lulusan teknik mesin di University of Pennsylvania ini merasa terganggu ketika mobil berjalan dalam kecepatan yang tidak stabil, dan dari situlah ia menciptakan perangkat kontrol kecepatan yang ktia kenal dengan ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...