Langsung ke konten utama

Anies Sebut Fasilitas yang Rusak Akibat Demo Telah Diperbaiki

Anies Sebut Fasilitas yang Rusak Akibat Demo Telah Diperbaiki

Aksi demo massa di DPR berujung pengerusakan beberapa fasilitas umum. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut fasilitas yang dirusak telah diperbaiki.

"Alhamdullilah pagi ini kawasan di sekitar Senayan sudah bersih," ujar Anies di Lapangan Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2019).

Anies menyebut, fasilitas yang dirusak diantaranya beton pembatas jalur TransJakarta. Menurut Anies, beton-beton ini banyak yang berubah posisi hingga jatuh.


"Fasilitas, tadi malam seluruh tim kita bekerja mengembalikan agar jalan-jalan menjadi layak dilewati. Banyak beton-beton pembatas jalur Transjakarta itu berubah posisi, ada yang jatuh, itu semua dikerjakan. Jadi dari malam mereka semua bekerja," kata Anies.

Anies mengatakan, sebanyak 200 petugas kebersihan dikerahkan untuk membersihkan jalan. Pembersihan ini disebut dilakukan sejak tadi malam.

"Tim kebersihan bekerja all out, kita mengerahkan lebih dari 200 orang. Sweeper-sweeper kita juga bekerja, jadi tadi malam saat semua kita barangkali sudah istirahat, tim bekerja membersihkan," tututnya.

Anies menuturkan, belum mengetahui total kerugian akibat kerusakan tersebut. "Belum, sebetulanya bukan belum tapi kita terus pantau sampai nanti semuanya selesai," kata Anies.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Yuk di Simak 5 Fakta Unik Mobil Dari yang Ada 30Ribu Bagian Mobil Hingga Kapan Pertama Kali Tabrakan Mobli Terjadi

Pengetahuan soal  mobil  tidak melulu berkaitan dengan teknis. Hal-hal menarik seperti  fakta unik , malah sering jadi bahasan menarik. Seperti 5 Fakta unik tentang mobil, yang bikin kamut terlihat cerdas ini. 1. Parkir Mobil Seperti dilansir  CarBuzz , 95 persen kehidupan mobil adalah di tempat parkir, lho. Meskipun kita sering terjebak di tengah kemacetan, mobil lebih banyak menghabiskan waktunya dengan terparkir. 2. Penemu Cruise Control Ternyata Tunanetra Faktanya, penemu fitur cruise control yang jamak ditemui di mobil-mobil keluaran terbaru, adalah seorang tunanetra bernama Ralph Teetor. Pria asal Amerika Serikat itu mengalami tunanetra sejak usia 5 tahun. Penemuan Ralph bermula ketika ia sedang bepergian bersama pengacara pribadinya. Lulusan teknik mesin di University of Pennsylvania ini merasa terganggu ketika mobil berjalan dalam kecepatan yang tidak stabil, dan dari situlah ia menciptakan perangkat kontrol kecepatan yang ktia kenal dengan ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...