Langsung ke konten utama

Waspada "NPS" Jenis Narkoba Yang Dapat di Jangkau Anak-Anak

Narkoba murah golongan rendah berjenis new psychoactive substances (NPS) membuat resah orangtua. Pasalnya, menurut Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Heru Winarko, narkoba jenis itu harganya murah dan bisa dibeli anak-anak. 

"Ada pil PCC yang sehari bisa memproduksi hingga 2,5 juta butir, harganya cuman Rp3.000 sampai Rp5.000, ini bisa dibeli anak-anak kita," kata Heru.

Berdasarkan data BNN, terdapat 803 narkoba jenis NPS yang ada di seluruh dunia, sedangkan di Indonesia jumlah NPS yang terdeteksi mencapai 74 jenis.

Namun setelah dilakukan pengecekan setidaknya ada 66 jenis NPS yang sudah diatur Kementerian Kesehatan melalui Permenkes Nomor 20 Tahun 2018. Dalam peraturan itu disebutkan ketika ada pihak yang terbukti menyalahgunakan NPS maka bisa dikenai hukuman pidana.

Menurutnya di era komunikasi ini, peredaran narkoba dapat dengan mudah diakses melalui jaringan internet. Maka dari itu, menurutnya, BNN cukup kesulitan dalam melacak peredaran narkoba yang melalui akses media sosial.

"Jadi identitasnya juga sulit dilacak, tersembunyi," kata dia.

Hasil gambar untuk ilustrasi narkoba

Selain itu, Provinsi Jawa Barat sendiri, menurutnya, merupakan salah satu daerah dengan pengguna narkoba yang cukup besar. Tercatat dari total sekitar 3,6 juta pengguna, 600 ribu diantaranya merupakan warga Jawa Barat.

"Di Jabar sekarang paling banyak ada di Kota Depok. Karena banyak kampus juga kos-kosan. Kami sudah minta Wali Kota Depok agar ikut mengawasi," kata dia.

Menurutnya dari seluruh para pengguna yang tertangkap, 50 persennya merupakan pengguna baru pertama atau pengguna yang hanya mencoba cicipi narkoba. Heru menyebut mereka rata-rata menggunakan narkoba golongan rendah, atau bisa dibilang NPS baru, bukan sabu-sabu.

"Kalau sabu mungkin kita bisa pantau. Makanya kita coba bekerja sama dengan semua pihak, jangan tekotak-kotak dalam memberantas peredaran narkoba," kata Heru.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Yuk di Simak 5 Fakta Unik Mobil Dari yang Ada 30Ribu Bagian Mobil Hingga Kapan Pertama Kali Tabrakan Mobli Terjadi

Pengetahuan soal  mobil  tidak melulu berkaitan dengan teknis. Hal-hal menarik seperti  fakta unik , malah sering jadi bahasan menarik. Seperti 5 Fakta unik tentang mobil, yang bikin kamut terlihat cerdas ini. 1. Parkir Mobil Seperti dilansir  CarBuzz , 95 persen kehidupan mobil adalah di tempat parkir, lho. Meskipun kita sering terjebak di tengah kemacetan, mobil lebih banyak menghabiskan waktunya dengan terparkir. 2. Penemu Cruise Control Ternyata Tunanetra Faktanya, penemu fitur cruise control yang jamak ditemui di mobil-mobil keluaran terbaru, adalah seorang tunanetra bernama Ralph Teetor. Pria asal Amerika Serikat itu mengalami tunanetra sejak usia 5 tahun. Penemuan Ralph bermula ketika ia sedang bepergian bersama pengacara pribadinya. Lulusan teknik mesin di University of Pennsylvania ini merasa terganggu ketika mobil berjalan dalam kecepatan yang tidak stabil, dan dari situlah ia menciptakan perangkat kontrol kecepatan yang ktia kenal dengan ...

Studi : Sarapan dengan Eskrim dapat Tingkatkan Kerja Otak?

Bagi Anda yang bingung sarapan dengan menu pagi di pagi ini, pernah terpikir menu es krim ? Peneliti asal Jepang mengungkapkan makan es krim di pagi hari berpengaruh terhadap kinerja otak dan kesehatan mental. Peneliti dari Kyorin University Tokyo melakukan studi terhadap efek sarapan dengan es krim. Rupanya, sarapan es krim mampu 'membangunkan' otak terutama saat dikonsumsi setelah bangun tidur. Otak akan kaget dan langsung bekerja aktif setelah gigitan pertama es krim masuk dalam mulutmu. Makanan dingin ini juga meningkatkan kapasitas mental seseorang. Jadi, mengonsumsi es krim setelah bangun tidur bisa meningkatkan kerja otak dan kesehatan mental. Peneliti juga melakukan beberapa percobaan untuk memberikan bukti tersebut. Mereka membagi kelompok objek penelitian ke dalam dua bagian. Satu kelompok partisipan diberi es krim setelah bangun di pagi hari. Sedangkan kelompok lainnya tidak diberi. Hasilnya, partisipan yang menyantap es krim saat bangun di pagi hari cenderun...