Langsung ke konten utama

Lagi-lagi Syahrini di Kritik Netizen Karna Pengetikan Bahasa Inggrisnya Salah

Lihat kata bahasa Inggris yang ditulis Syahrini
Syahrini memperlihatkan momen bulan madu bersama sang suami di pulau Bora-bora, Polinesia, Prancis. Pada salah satu foto unggahannya, Syahrini memperlihatkan pose mulut yang terbuka sembari tersenyum di laman akun instagramnya.
Dalam foto itu, Syahrini mengenakan pakaian kombinasi wara merah dan putih. Dia melengkapi penampilannya dengan kacamata dan topi berwarna putih. Dia berpose memegang minuman.
 syahrini dan reino barack" Start Your Day With A Smile And Laughther !#PrincesSyahrini#BoraBora#June2018#SummerBreak #HoneymoonLyfe," tulis Syahrini dikutip Dream, Jumat 21 Juni 2019.
Seperti tak pernah lelah, para haters pun menyoroti dengan seksama unggahan Syahrini tersebut. Alhasil dengan komentar pedasnya, haters menyoroti pose Syahrini yang dituding memaksa dan tidak natural. 
Tak cuma soal penampilan, dengan mata jelinya, haters juga menyoroti tulisan bahasa Inggris dalam sebuah kata dan tagar yang diketik pelantun 'Sesuatu' itu.
 syahrini
Kata yang menjadi sorotan itu adalah " Laughther" yang seharusnya ditulis " Laughter" . Dan kesalahan Syahrini menulis tahun dalam tagar " June2018" .
Dengan komentar yang sering kali tak terkontrol, hater pun menyerbu Syahrini dengan beragam sindiran pedas.
Ga ush sok2an inggris, salah mulu ncess! Itu june 2018 keceplosan ya ncess...?,"tulis akun @aksa_azka.
" knp klo fto selalu mangap2??inget usia bu...pensiun alay...," tulis akun@ajenkkhinanty.
" Kenapa si bude selalu typo apakah itu sindrom manupose???," kata akun@andini_rachmat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Yuk di Simak 5 Fakta Unik Mobil Dari yang Ada 30Ribu Bagian Mobil Hingga Kapan Pertama Kali Tabrakan Mobli Terjadi

Pengetahuan soal  mobil  tidak melulu berkaitan dengan teknis. Hal-hal menarik seperti  fakta unik , malah sering jadi bahasan menarik. Seperti 5 Fakta unik tentang mobil, yang bikin kamut terlihat cerdas ini. 1. Parkir Mobil Seperti dilansir  CarBuzz , 95 persen kehidupan mobil adalah di tempat parkir, lho. Meskipun kita sering terjebak di tengah kemacetan, mobil lebih banyak menghabiskan waktunya dengan terparkir. 2. Penemu Cruise Control Ternyata Tunanetra Faktanya, penemu fitur cruise control yang jamak ditemui di mobil-mobil keluaran terbaru, adalah seorang tunanetra bernama Ralph Teetor. Pria asal Amerika Serikat itu mengalami tunanetra sejak usia 5 tahun. Penemuan Ralph bermula ketika ia sedang bepergian bersama pengacara pribadinya. Lulusan teknik mesin di University of Pennsylvania ini merasa terganggu ketika mobil berjalan dalam kecepatan yang tidak stabil, dan dari situlah ia menciptakan perangkat kontrol kecepatan yang ktia kenal dengan ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...