Langsung ke konten utama

Berbagai Penyebab Sakit Kepala yang Paling Umum, Tapi Seringnya Tak Disadari

Hampir setiap orang di dunia ini pernah sakit kepala. Sakit kepala adalah keluhan kesehatan yang palin umum. Penyebabnya pun bisa bermacam-macam. Lantas, apa penyebab sakit kepala Anda? Cek di sini, yuk!

Macam-macam penyebab sakit kepala


Sebelum cari tahu penyebabnya, ketahui dulu bahwa sakit kepala terbagi jadi dua jenis, yaitu sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder. Nah karena jenisnya berbeda, maka penyebab sakit kepala Anda yang sulu dan sekarang pun bisa berbeda.

Penyebab sakit kepala primer
 

Jenis sakit kepala primer disebabkan langsung oleh gangguan yang terjadi langsung di area luar kepala atau masalah dalam struktur kepala seperti pembuluh darah atau saraf dan hormon. Penyebab sakit kepala primer adalah:

Migrain

Penyebab sakit kepala sebelah dan berdenyut khas migrain belum diketahui pasti. Akan tetapi, ada banyak pemicu migrain di sekitar Anda. Mulai dari perubahan hormon seperti saat menstruasi, stres, tekanan darah rendah, alkohol, dan kafein, obat tertentu, hingga cahaya terang dan kebisingan.

Sakit kepala tensi


Sakit kepala tensi terasa di sekitar dahi atau bagian belakang kepala hingga leher. Penyebab sakit kepala ini adalah ketegangan otot di bagian kepala belakang dan leher. Pemicunya bisa stres, makanan tertentu, menatap layar komputer terlalu lama, infeksi sinus, postur tubuh yang sering membungkuk, hingga konsumsi kafein berlebihan.

Sakit kepala cluster

Sakit kepala cluster terjadi berulang dan biasanya berlangsung selama 15 menit hingga 3 jam. Sakit kepala ini bisa terjadi tiba-tiba sehari sekali atau bisa sampai 8 kali.

Penyebabnya belum diketahui secara pasti, tetapi diduga karena adanya kelainan pada struktur hipotalamus otak. Pemicu lainnya adalah minum alkohol berlebihan, merokok, mencium bau menyengat seperti cat, atau bensin.

Pada saat Anda mengalami sakit kepala jenis ini biasanya disertai beberapa gejala lain seperti nyeri, kemerahan dan bengkak di sekitar mata, dan keluar air mata berlebihan.

Penyebab sakit kepala sekunder


Sakit kepala jenis ini terjadi disebabkan oleh kondisi lain yang merangsang saraf dalam kepala jadi lebih sensitif terhadap rasa sakit. Artinya, sakit kepala ini awalnya disebabkan oleh kondisi lain di luar masalah kepala. Contohnya:
  • Glaukoma.
  • Dehidrasi.
  • Influenza.
  • Stroke.
  • Penyumbatan pembuluh darah.
  • Keracunan karbon monoksida.
  • Tumor.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkadang Orang Dewasa Memang Susah di Pahami Ada Saja Tingkahnya

Bagi anak-anak, bermain merupakan salah satu hal yang mengasyikkan. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati anak-anak, seperti seluncuran, baby swing, dan banyak permainan lainnya. Namun apa jadinya kalau arena bermain tersebut dilmainkan oleh orang dewasa? Tentu akan timbulkan banyak masalah, seperti terjebak pada arena permainan karena ukuran tubuh dan arena tidak sebanding. Hal itu benar adanya karena hingga sekarang masih banyak orang dewasa yang bermain di arena anak-anak. Mungkin saja para orang dewasa ingin nostagia, namun hal itu malah timbulkan masalah. Berikut potret orang dewasa yang justru terjebak di arena bermain anak-anak seperti di lansir dari Boredpanda, Senin (27/5/2019). 1. Terjebak di seluncuran Seluncuran menjadi permainan yang begitu menarik bagi anak-anak. Sensasi saat berseluncur menjadi alasan mengapa permainan ini seru. Namun jangan sesekali mencoba permainan tersebut ketika sudah dewasa seperti ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...

Studi : Sarapan dengan Eskrim dapat Tingkatkan Kerja Otak?

Bagi Anda yang bingung sarapan dengan menu pagi di pagi ini, pernah terpikir menu es krim ? Peneliti asal Jepang mengungkapkan makan es krim di pagi hari berpengaruh terhadap kinerja otak dan kesehatan mental. Peneliti dari Kyorin University Tokyo melakukan studi terhadap efek sarapan dengan es krim. Rupanya, sarapan es krim mampu 'membangunkan' otak terutama saat dikonsumsi setelah bangun tidur. Otak akan kaget dan langsung bekerja aktif setelah gigitan pertama es krim masuk dalam mulutmu. Makanan dingin ini juga meningkatkan kapasitas mental seseorang. Jadi, mengonsumsi es krim setelah bangun tidur bisa meningkatkan kerja otak dan kesehatan mental. Peneliti juga melakukan beberapa percobaan untuk memberikan bukti tersebut. Mereka membagi kelompok objek penelitian ke dalam dua bagian. Satu kelompok partisipan diberi es krim setelah bangun di pagi hari. Sedangkan kelompok lainnya tidak diberi. Hasilnya, partisipan yang menyantap es krim saat bangun di pagi hari cenderun...