Langsung ke konten utama

Manfaat Air Kelapa Di Saat Cuaca yang Ekstrim

Hujan berintensitas tinggi mulai terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Meski begitu, panas masih sesekali muncul di sela perubahan musim. Bagi sebagian orang, pergantian hujan dan panas bisa memicu penurunan kondisi kesehatan tubuh.

Selain itu, saat musim peralihan dari kemarau ke hujan dan sebaliknya, beberapa penyakit seperti diare hingga demam berdarah perlu diwaspadai. Pasalnya penyakit-penyakit ini selalu meningkat saat musim pancaroba.

Untuk menjaga agar sistem kekebalan tetap kuat, sangat penting untuk mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin dan mineral penting. Pola makan yang tidak mengandung nutrisi dapat menyebabkan berbagai kekurangan gizi dalam tubuh. Tak ada salahnya, menambahkan asupan air kelapa yang sangat menyegarkan dan sehat.

"Kandungan nutrisi dari air kelapa terdiri dari vitamin C dan beberapa jenis vitamin B seperti niacin, asam pantotenat, biotin, riboflavin, asam folat, dan thiamin. Di samping itu juga mengandung mineral seperti natrium, kalium, kalsium, magnesium, zat besi, fosfor, sulfur, dan klorin, juga mengandung berbagai macam asam amino," jelas Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma Tbk, dr Helmin Agustina Silalahi.

Hasil gambar untuk air kelapa

Air kelapa memang sudah dikenal sejak dahulu kala untuk berbagai pengobatan dan masalah kesehatan seperti diare. Hal itu karena air kelapa mengandung jumlah elektrolit yang lebih banyak dari air putih sehingga bisa mempercepat pemulihan diare dan membuat perut terasa lebih nyaman.

Selain itu, air kelapa juga disebut-sebut sebagai penetral racun, cacingan, diare, gatal-gatal pada kulit, hingga demam baik usia anak-anak maupun orang dewasa.

"Bahkan dalam medis digunakan menjadi cairan infus untuk mengatasi dehidrasi dan tambahan nutrisi bagi bayi diare dan prajurit yang terluka saat perang dunia," pungkasnya.

Selain air kelapa, daging kelapa juga memiliki berbagai manfaat. Di antaranya mengandung tinggi serat, antioksidan, dan bisa memberikan energi untuk membantu aktivitas sehari-hari.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Abash Terlihat Lelah saat Foto Bareng, Lucinta Luna: Abis 3 Ronde! Dibalas Warganet Gila ya Ini Orang

Kisah asmara  Lucinta Luna  dan  Abash   memang kerap menjadi buah bibir warganet di dunia maya. Seperti potret foto yang baru-baru ini diunggah Lucinta di- feed  Instagramnya. Dari foto tersebut diketahui Lucinta Luna dan pacarnya Abash sedang menikmati jamuan di sebuah restoran mewah. Tak sendiri, mereka juga tampak ditemani salah satu sahabatnya. Sayangnya, banyak warganet justru gagal fokus dengan ekspresi yang ditampilkan Abash. Ini lantaran, kekasih Lucinta Luna terlihat sangat lelah. Seolah menjawab penasaran warganet, Lucinta Luna pun langsung memberikan penjelasan. "Quality time @pranataputri_pranas. Sayangku @a13ash mukanya kelelahan yaa abis 3 ronde,"  ungkap Lucinta Luna. Pengakuan penyanyi lagu  Jom Jom Manjalita  itu tentu langsung diserbu komentar warganet. Selain itu, tak sedikit warganet yang justru tambah penasaran atas ungkapan Lucinta Luna. "Wedang ronde kali ah," ...

Benarkah Sering Konsumsi Cabe Bubuk Menyebabkan Difteri?

Belakangan ini beredar pesan berantai yang mengingatkan bahwa mengonsumsi cabe bubuk yang kerap digunakan dalam jajanan seperti tahu crispy, kentang goreng, atau cilok bisa menyebabkan difteri akibat tercemar kencing tikus . Bahkan disebutkan difteri jadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jakarta dengan korban ratusan jiwa. Dalam akun instagram resmi Dinas Kesehatan DKI telah ditegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Pihak Dinkes DKI meminta jika ada yang menerima informasi tersebut, sudah dipastikan hoaks dan tidak berasal dari Dinkes DKI. Senada dengan Dinkes DKI, ahli pencernaan dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB menyebut berita KLB tersebut hoaks. "Tentang KLB Difteri hoaks. Berita cabe kering kena kotoran tikus juga Hoaks," kata dr Ari. Dr Ari juga menegaskan bahwa konsumsi cabe bubuk tidak akan menyebabkan difteri. Namun jika terlalu sering mengonsumsinya maka bisa menyebabkan diare pada orang yan...

Ingat 6 Tips Ini Agar Anda Tidak Mudah Jatuh atau Terpeleset di Rumah

Setiap orang pasti pernah terjatuh atau terpeleset setidaknya sekali seumur hidup. Entah terjungkal dari posisi berdiri ke duduk, terpeleset saat lari, atau tergelincir jatuh saat turun tangga. Ketelodoran ini tidak melulu masalah lansia. Apalagi memang jika suka kurang awas dengan keadaan sekitar saat berjalan. Anda juga sering jatuh? Tenang… Nyatanya ada berbagai cara mudah, kok, untuk mencegah jatuh dan terpeleset! Simak rahasianya di sini. Kiat jitu mencegah jatuh dan terpeleset Berikut beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mencegah jatuh dan terpeleset. 1. Pastikan pencahayaan ruangan bagus Kebanyakan orang gampang terpeleset karena kurang awas dengan lingkungan sekitarnya yang remang-remang. Bila perlu, pasanglah bola lampu yang lebih terang buat di setiap ruangan. Terutama di area tangga, lorong-lorong sempit, juga ruangan yang rentan lembap seperti kamar mandi dan dapur. Rumah yang terang karena pencahayaannya memadai membantu Anda melihat sekitar den...